Connect with us

Wisata

Wina Kota Paling Layak Huni 2022, Kota Mana Paling Tidak Layak Huni?

Diterbitkan

pada

Cantiknya Kota Wina. (ist)

FAKTUAL-INDONESIA : Ibu kota Austria, Wina menjadi kota paling layak huni di dunia pada 2022 berdasarkan Economist Intelligence Unit (EIU).

Setiap tahun EIU merilis peringkat kota paling layak huni di dunia atau The World’s Most Liveable Cities 2022. Demikian pula EIU juga merilis peringkat kota paling tidak layak huni di dunia 2022.

Ibu kota Ukraina, Kyiv, tidak dimasukkan tahun ini setelah Rusia menginvasi negara itu pada akhir Februari, sementara kota-kota Rusia Moskow dan St Petersburg jatuh dalam peringkat karena invasi ke Ukraina dan dampak sanksi Barat.

Wina merebut posisi teratas dari Auckland, yang turun ke posisi 34 karena pembatasan pandemi virus Covid-19, menurut laporan Economist Intelligence Unit (EIU), 23 Jun.

“Wina, yang merosot ke posisi 12 dalam peringkat kami pada awal 2021 karena museum dan restorannya ditutup, telah naik kembali ke posisi pertama, posisi yang dipegangnya pada 2018 dan 2019,” demikian laporan tersebut.

Advertisement

“Stabilitas dan infrastruktur yang baik adalah daya tarik utama kota bagi penduduknya, didukung oleh layanan kesehatan yang baik dan banyak peluang untuk budaya dan hiburan,” demikian lanjut laporan tersebut.

Ibukota Austria diikuti oleh ibu kota Denmark Kopenhagen dan Zurich Swiss. Sesama kota Swiss Jenewa berada di urutan keenam, Frankfurt Jerman ketujuh, dan Amsterdam Belanda kesembilan.

Kota-kota di Kanada lebih baik dengan Calgary di posisi keempat diikuti oleh Vancouver di tempat kelima dan Toronto di kedelapan.

Osaka Jepang dan Melbourne Australia berbagi posisi di peringkat ke-10. Ibu kota Prancis, Paris, berada di urutan ke-19, naik 23 peringkat dari tahun lalu. Ibu kota Belgia, Brussel, berada di urutan ke-24, tepat di belakang Montreal Kanada.

London adalah kota paling layak huni ke-33 di dunia, sementara Barcelona dan Madrid dari Spanyol masing-masing berada di urutan ke-35 dan ke-43.

Advertisement

Milan Italia peringkat nomor 49, kota AS New York 51, dan Beijing Cina datang ke-71.

Ibu kota Lebanon, Beirut, yang dirusak oleh ledakan pelabuhan tahun 2020 dan sedang berjuang melawan krisis keuangan yang melumpuhkan, tidak termasuk dalam peringkat tujuan bisnis.

Begitu pula ibu kota Ukraina, Kyiv, setelah invasi Rusia pada 24 Feb memaksa EIU untuk membatalkan survei kota tersebut.

Ibu kota Rusia, Moskow, mengalami penurunan peringkat kelayakan hidup sebanyak 15 peringkat, sementara St Petersburg turun 13 peringkat.

Berikut 10 besar kota paling tidak layak huni 2022 :
1. Wina
2. Kopenhagen
3. Zurich
4. Calgary
5. Vancouver
6. Jenewa
7. Frankfurt
8. Toronto
9. Amsterdam
10. Osaka dan Melbourne

Advertisement

Sementara 10 besar kota paling tidak layak huni adalah:

1. Damaskus, Suriah
2. Lagos, Nigeria
3. Tripoli, Libya
4. Aljir, Aljazair
5. Karachi, Pakistan
6. Port Moresby, Papua Nugini
7. Dhaka, Bangladesh
8. Harare, Zimbabwe
9. Douala, Kamerun
10. Teheran, Iran.***

 

 

 

Advertisement

Lanjutkan Membaca
Advertisement