Connect with us

Lifestyle

Viral, Vlogger Cilik ‘Song A’ Dicurigai Netizen Korea Selatan

Diterbitkan

pada

Vlogger cilik yang dicurigai menjadi bagian propaganda Korea Utara. (ist)

FAKTUAL-INDONESIA : Seorang vlogger cilik dari Korea Utara bernama Song A belakangan ini viral. Gadis cilik berusia 11 tahun itu membuat khawatir netizen di Korea Selatan. Mengapa?

Song A pandai berbahasa Inggris dan dikhawatirkan vlog-vlog yang dibuat merupakan propaganda dari Korea Utara. Netizen Korea Selatan menduga bahwa kanal tersebut merupakan propaganda Korea Utara untuk menyebarkan ideologi politiknya dengan mengikuti tren.

Kanal YouTube Song A ‘Sary Voline’ telah menjadi perbincangan selama beberapa hari terakhir. Gadis cilik berusia 11 tahun itu menampilkan kehidupan sehari-harinya dengan kemampuan bahasa Inggris yang sempurna.

Song A mengunggah video pertamanya tiga bulan lalu, tepatnya Selasa (26/4/2022).

Dalam video pertamanya, Song A mengenalkan diri sebagai siswi kelas 5 SD yang tinggal di ibu kota Korea Utara, Pyongyang. Ia mengatakan bahwa ibunya mengajarkan bahasa Inggris sejak kecil.

Advertisement

Song A, vlogger cilik asal Korea Utara Foto: dok. YouTube Sary Voline [송아 SongA Vlog]
Lebih lanjut Song A mengatakan bahwa penonton akan terkejut jika berkunjung ke Pyongyang yang dipenuhi taman hiburan.

Hingga kini, gadis cilik asal Korea Utara itu telah mengunggah lima video yang memperlihatkan kehidupan mewahnya. Ia merekam sejumlah fasilitas seperti rumah sakit, taman hiburan, dan apartemennya.

Song A bahkan menampilkan wajah nenek dan sahabatnya Song Ryong di sekolah.

Vlogger Cilik Korut Bikin Korsel Was-was
Menurut profesor Universitas Kyungnam, Lee Woo Young yang mempelajari Korea Utara, negara itu tengah mengembangkan strategi propaganda agar lebih relevan dan menarik dengan mengikuti tren global.

Sebelumnya pemerintah Korea Utara menyebarkan ideologi politiknya lewat kanal YouTube ‘DPRK Today’ dan ‘Red Star TV’. Namun dua kanal itu telah dihapus karena melanggar pedoman komunitas YouTube.

Advertisement

“Globalisasi Kim Jong Un berorientasi pada dunia luar dan media baru seperti Instagram dan YouTube yang sedang aktif digunakan,” jelas Lee Woo Young seperti dilansir dari Koreaboo.

Netizen Korea Selatan pun mengomentari video Song A yang terkesan dibuat-buat, mengingat warga Korea Utara terisolasi.

“Tidak ada kebahagiaan, kesenangan di mata anak itu… Ini terlalu berlebihan,” komentar seorang netizen.

“Rasanya gila bahwa hidup kita bisa menjadi sangat berbeda karena titik kecil di mana kita lahir. Kita harusnya bersyukur bahwa kita lahir di Korea Selatan,” tulis netizen lain.

SBS News juga melaporkan keberadaan vlogger Korea Utara selain Song A. Wanita muda bernama Yang Il Sim itu menggunakan bahasa Mandarin dalam video-videonya. Ia membicarakan universitas, perumahan elit, hingga penanganan COVID-19 di Korea Utara.***

Advertisement

 

 

Lanjutkan Membaca