Kesehatan
5 Akibat Jatuh di Kamar Mandi yang Berbahaya, Benarkah?

Ilustrasi terjatuh di kamar mandi (Foto: Istock Photo)
FAKTUAL-INDONESIA: Mungkin Anda pernah mendengar anggota keluarga atau kerabat terjatuh di kamar mandi. Tapi, banyak orang mempercayai bahwa terjatuh disana dikenal bisa berakiat fatal. Hal ini menjadi pertanyaan banyak orang yang belum pernah mengalami. Benarkah akibat jatuh di kamar mandi itu sangat berbahaya?
Sebenarnya tanggapan tersebut bisa dianggap benar karena toilet yang terkunci kadang membuat penyebab langsung dari kejadian tidak diketahui secara pasti. Namun, tak sedikit orang yang mengaitkannya dengan hal-hal berbau mistis.
Pernyataan yang lebih logis adalah barang-barang atau sudut di dalamnya dominan tajam dan keras sehingga masuk akal jika jatuh di kamar mandi bisa berbahaya. Maka dari itu, jangan anggap sepele seseorang yang terjatuh di kamar mandi. Sebab, akibat jatuh di kamar mandi cukup fatal seperti cedera kepala dan pingsan.
Baca juga: Waspadai, Ini 7 Bahaya Membawa HP ke Toilet bagi Kesehatan
Berikut beberapa akibat jatuh di kamar mandi yang berbahaya, yang telah faktualid.com rangkum dari berbagai sumber.
Daftar isi
1. Cedera tulang belakang
Efek atau akibat jatuh di kamar mandi yang pertama yaitu cedera tulang belakang. Seseorang yang ke jatuh di dalamnya, kadang dalam posisi duduk. Kondisi duduk inilah yang menyebabkan terjadinya cedera tulang belakang.
Terjatuh dalam posisi duduk dilaporkan akan membuat cedera pada sumsum tulang belakang. Jangan diremehkan, cedera ini bisa berbahaya karena berpotensi mengganggu fungsi tubuh lainnya. Gejala cedera ini diantaranya nyeri pada punggung, tekanan ekstrem pada leher, kelumpuhan, hingga mati rasa pada tangan dan kaki.
2. Cedera kepala
Setiap orang pasti akan mandi setiap harinya untuk menjaga kebersihan agar segar kembali. Ruangan satu ini akan selalu terpapar air dan sabun yang membuat lantai menjadi licin dab menimbulkan insiden seseorang terpeleset di kamar mandi.
Akibatnya, penderitanya mengalami cedera du kepala karena terbentur lantai atau dinding. Memang cedera ini tidak terlihat dari luar dan bagian yang biasa tak terlihat dari luar adalah kepala. Namun, jangan anggap sepele sebab bisa saja insiden itu mengalami cedera di bagian dalam yang berbahaya, khususnya di kepala.
3. Geger otak
Akibat jatuh di kamar mandi yang cukup fatal berikutnya yaitu geger otak. Masih berbicara tentang kepala, jatuh di kamar mandi yang melibatkan benturan kepala tentu sangat berbahaya. Terlebih lagi kamar mandi biasanya didesain tertutup untuk menjaga privasi sehingga sulit terdengar ketika meminta pertolongan.
Gejala geger otak bisa dikenali dengan mual, muntah, sakit kepala hebat, kejang, hingga pingsan. Kondisi ini bisa menyebabkan penderita kehilangan fungsi normal untuk sementara waktu. Jika ini terjadi, segeralah berkunjung ke dokter karena keadaan ini dapat mengancam nyawa.
Baca juga: 7 Cara Membasmi Jentik Nyamuk pada Bak Mandi di Rumah
4. Pingsan
Selain geger otak, akibat jatuh di kamar mandi juga bisa meneybabkan penderitanya pingsan. Kehilangan kesadaran atau pingsan terjadi karena syok setelah terjatuh di kamar mandi. Ada sejumlah faktor yang membuat orang menjadi pingsan, seperti gangguan elektrolit, serangan stroke, gangguan pada sistem saraf, serta tekanan darah yang rendah.
5. Stroke
Akibat jatuh di kamar mandi yang terakhir adalah stroke. Insiden jatuh di kamar mandi disebabkan karena serangan stroke. Seseorang yang pernah menderita stroke sangat rentan terjatuh di kamar mandi. Jika ini terjadi, kemungkinan besar stroke bisa kambuh lagi. Akan tetapi, belum ada penelitian keterkaitan antara kedua hal tersebut.
Cara mencegah terjatuh di kamar mandi
Setelah mengetahui bahaya atau akibat jatuh di kamar mandi, penting rasanya mengetahui cara mencegah agar tidak terjatuh di kamar mandi, antara lain:
- Memasang pegangan kamar mandi
- Memasang pelapis karpet anti slip
- Letakkan benda-benda dalam jangkauan.
Itulah beberapa akibat jatuh di kamar mandi dan cara mencegahnya. Hal yang dilakukan ketika Anda atau anggota keluarga mengalami kondisi ini yakni tidak menggerakan anggota tubuh terlalu banyak, seraya menarik napas panjang dan perlahan. Proses ini akan membantu mengatasi rasa kaget yang muncul setelah terjatuh. Setelah itu, pastikan apakah mengalami luka dan cedera pada tubuh.***














