Kesehatan
Saatnya Berolahraga dengan Leluasa, mulailah secara Bertahap

Foto: Istimewa
FAKTUALid – Ruang publik, seperti taman dan lokasi berolah raga, sudah kembali dibuka setelah banyak kota level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) menurun.
Ini berarti masyarakat bisa kembali memanfaatkan ruang publik itu untuk berolah raga. Tentu dengan tetap mengindahkan protokol kesehatan.
Selama PPKM dengan level tinggi, olahraga dilakukan seperlunya. Maka untuk memulai olahraga dengan ruang gerak lebih leluasa sebaiknya awali dengan intensitas rendah agar tidak berakibat buruk.
Seperti yang dianjurkan dokter saraf Dewanta Sembiring dari Ikatan Dokter Indonesia. “Harus cek dulu apakah sanggup melakukannya, jangan langsung forsir, naiknya intensitas harus bertahap,” katanya dalam webinar, Rabu (8/9/2021).
Orang yang baru mulai berolahraga, tuturnya, bisa mulai dengan latihan dua kali sepekan, baru kemudian ditambah pada pekan berikutnya menjadi tiga kali sepekan.
“Jangan sampai orang yang tidak pernah olahraga tiba-tiba olahraga dua jam, badannya akan kaget,” ucapnya seperti dikutip dari antaranews.com.
Sebelum menentukan olahraga yang akan dilakukan, penting untuk mengecek dulu kondisi tubuh. Terutama bagi orang di atas usia 35 tahun, periksa riwayat kesehatan diri sendiri juga keluarga untuk mengetahui apakah ada risiko terkena penyakit keturunan seperti hipertensi.
Bila merasa cepat lelah saat baru mulai berolahraga, sebaiknya periksa dulu dan cari olahraga yang memang sesuai dengan kondisi tubuh.
Waspadai juga potensi cedera saat berolahraga yang disebabkan oleh kurang pemanasan, penggunaan alat olahraga yang tak sesuai, gerakan berulang yang terlalu banyak, terlalu cepat, dan dalam waktu yang lama, otot lemah, lingkungan tidak tepat untuk berolahraga, pengobatan yang tidak tuntas setelah cedera juga pelaksanaan fisioterapi pascacedera yang tidak sesuai.
Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi dr. Evan dari Universitas Hasanuddin, Makassar, menjelaskan ciri-ciri awal cedera yang berpotensi diabaikan oleh seseorang seperti timbul nyeri, rasa tidak nyaman, atau mengalami bengkak yang hilang timbul.
Saat berolahraga di luar rumah, masker harus tetap digunakan untuk melindungi diri dari infeksi virus corona. Penggunaan masker saat olahraga dengan intensitas ringan sampai sedang takkan mengganggu sistem pernapasan.***














