Kesra
Rektor UMS Berharap UMS Jadi Tolak Ukur Penyelenggaraan Program Profesi

Asesmen lapangan dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) untuk Program Profesi Insinyur (PPI) UMS, secara daring. (Foto : Istimewa)
FAKTUALid – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) diharapkan menjadi tolak ukur dalam penyelenggaraan program profesi, baik dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah maupun Perguruan Tinggi Negeri.
Hal ini dikatakan Rektor UMS, Prof Sofyan Anif saat asesmen lapangan dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) untuk Program Profesi Insinyur (PPI) UMS, yang dilaksanakan secara daring, Sabtu (19/6/2021).
“UMS memiliki 61 program studi, salah satunya Program Profesi Insinyur (PPI). Hal yang menjadi latar belakang hadirnya program ini yaitu sebagai penunjang kompetensi mahasiswa dalam keahlian tertentu,” jelasnya.
Untuk itu dibutuhkan tambahan skill dari mahasiswa setelah lulus dari S-1 (sarjana), sehingga ada nilai tambah ketika masuk dalam dunia kerja.
Dalam kesempatan itu Rektor UMS menjelaskan, Fakultas Teknik memiliki berbagai dosen lulusan luar negeri yang berkompeten. Berbagai sarana dan prasarana selalu diperbaiki untuk menunjang kualitas program ini. Selain itu, Fakultas Teknik merupakan fakultas yang paling aktif dalam penulisan jurnal ilmiah terindeks Scopus.
Sementara itu, Badan Pembina Harian, Dahlan Rais menyampaikan dukungan penuh dalam upaya peningkatan mutu dan kualitas UMS baik secara kelembagaan, maupun personal.
Tim asessor yang bertugas kali ini yaitu Prof. Dr. Ir Herman Parung M.Sc dari Universitas Hasanuddin dan Ir. Subagyo, Ph.D., IPM, ASEAN Eng dari Universitas Gajah Mada.
Penilaian akreditasi program profesi ini dilakukan selama dua hari Jumat-Sabtu (18-19 Juni 2021) yang terpusat di Ruang Seminar lantai 7 Gedung Induk Siti Walidah UMS dengan menerapkan Protokol Kesehatan yang ketat. (Uti Farinzi) ***













