Connect with us

Nasional

Ngeri! Bocah 9 Tahun Terluka Diserang Anjing Pitbull di Bandung

Diterbitkan

pada

Ilustrasi anjing jenis pitbull yang menyerang anak kecil di Bandung. (Foto : istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA : Seorang anak perempuan berusia sembilan tahun mengalami luka pada bagian kepala dan telinga setelah diserang anjing jenis pitbull di Kompleks Grand Cendana Residence, Desa Wargaluyu, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Beruntung si anak masih selamat dan segera mendapat pertolongan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 17.08 WIB ketika korban berinisial BIAK sedang bermain di luar rumah. Serangan anjing tersebut membuat korban harus mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Welas Asih.

Kapolsek Pameungpeuk Polresta Bandung AKP Asep Dedi mengatakan pihak kepolisian turut mendampingi korban dan keluarganya selama menjalani perawatan.

“Betul, kini korban masih dirawat di Rumah Sakit Welas Asih,” kata Asep di Bandung, Senin (24/8/2026).

Menurut Asep, korban mendapat penanganan intensif dari tim medis akibat luka yang dialaminya. Polisi juga mendampingi keluarga korban untuk menjalani pengambilan vaksin di Puskesmas Ciparay.

Advertisement

“Korban masih dalam perawatan intensif dokter dan anggota Polsek Pameungpeuk bersama keluarga sedang mengambil vaksin di Puskesmas Ciparay,” ujarnya.

Anjing Lepas dari Patok

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, anjing pitbull tersebut merupakan hewan peliharaan warga bernama Firmansyah. Anjing itu diduga terlepas dari patok pengikat ketika sedang dijemur.

Setelah terlepas, anjing tersebut masuk ke kawasan kompleks perumahan dan kemudian menyerang korban yang tengah bermain di luar rumah.

Warga yang mengetahui kejadian langsung memberikan pertolongan kepada korban. Selanjutnya, korban dibawa ke rumah sakit oleh orang tuanya bersama pemilik anjing untuk memperoleh penanganan medis.

Advertisement

Polisi hingga kini masih mendalami kronologi kejadian dengan memeriksa sejumlah pihak yang mengetahui peristiwa tersebut.

“Saat ini penanganan terhadap korban masih dilakukan dan kami berkoordinasi dengan keluarga,” kata Asep.

Selain menangani kondisi korban, polisi juga akan mendalami langkah selanjutnya terhadap anjing tersebut dan pemiliknya. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui secara lengkap kronologi hingga penyebab anjing dapat terlepas dan menyerang korban.

Peristiwa ini menjadi perhatian karena serangan anjing dapat menimbulkan luka serius. Dalam kasus gigitan atau serangan anjing, korban juga perlu mendapatkan penanganan medis untuk mengantisipasi risiko infeksi maupun penyakit yang dapat ditularkan melalui gigitan hewan.***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement