Internasional
Bahasa Indonesia Resmi Digunakan di Vatican News, Tonggak Baru Diplomasi dan Komunikasi Global

Bahasa Indonesia resmi digunakan di Vatikan News. (Foto : istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA : Bahasa Indonesia kini resmi menjadi salah satu bahasa yang digunakan dalam layanan Vatican News, menyusul penandatanganan nota kesepahaman antara Konferensi Waligereja Indonesia dan Dikasteri Komunikasi Takhta Suci di Vatikan pada Rabu (25/3/2026).
Kesepakatan ini menjadi tonggak penting dalam memperluas kehadiran bahasa Indonesia di kancah internasional, khususnya dalam sistem komunikasi resmi Takhta Suci.
Pencapaian tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang telah diupayakan sejak beberapa tahun terakhir oleh berbagai pihak.
Ketua Paguyuban Wartawan Katolik Indonesia (PWKI), Asni Ovier Dengen Paluin, menyampaikan bahwa inisiatif penggunaan bahasa Indonesia di Vatican News berawal dari usulan internal organisasi tersebut pada 2022. Gagasan itu digagas oleh pendiri PWKI, AM Putut Prabantoro bersama Lucius Gora Kunjana.
Baca Juga : Jurusan Bahasa Indonesia resmi dibuka di Universitas Al-Azhar
Sejak saat itu, PWKI secara aktif melakukan berbagai pendekatan, termasuk kunjungan langsung ke Vatikan serta menjalin komunikasi dengan pemangku kepentingan terkait.
Penasihat PWKI, Mayong Suryo Laksono, menegaskan bahwa pihaknya konsisten mendorong pengakuan bahasa Indonesia sebagai bagian dari kanal resmi Vatican News.
Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar dengan jumlah penutur yang tinggi serta kontribusi signifikan umat Katolik Indonesia bagi Gereja Katolik dunia.
“Selain itu, tingginya jumlah peziarah asal Indonesia ke Vatikan, termasuk pada Tahun Yubelium 2025, turut menjadi faktor pendukung,” kata dia.
Baca Juga : Mendikdasmen Abdul Mu’ti Mengingatkan Penguatan Kedaulatan Bahasa Indonesia Harus Digalakkan
Upaya tersebut juga melibatkan peran aktif Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Takhta Suci, yang melanjutkan komunikasi resmi dengan pihak Vatikan setelah pengajuan awal dilakukan pada 2022.
Sejumlah pertemuan strategis pun digelar, termasuk audiensi dengan Paus Fransiskus serta dialog intensif dengan Dikasteri Komunikasi.
Pada tahap akhir, disepakati bahwa penggunaan bahasa Indonesia hanya dapat direalisasikan melalui kerja sama formal antara KWI dan Dikasteri Komunikasi.
Kesepakatan itu akhirnya terwujud melalui penandatanganan nota kesepahaman yang menandai dimulainya penggunaan resmi bahasa Indonesia di Vatican News.
Pendiri PWKI, AM Putut Prabantoro, menilai capaian ini tidak hanya berdampak pada aspek komunikasi, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam diplomasi Indonesia.
Baca Juga : Bangga, Bahasa Indonesia Jadi Bahasa Resmi dalam Sidang Umum UNESCO
Ia menyebut langkah tersebut memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Vatikan yang telah terjalin sejak pengakuan kemerdekaan Indonesia pada 1947.
Selain itu, penggunaan bahasa Indonesia di Vatican News juga dinilai sejalan dengan prinsip politik luar negeri Indonesia yang mengedepankan persahabatan global. Momentum ini sekaligus menjadi bagian dari peringatan 75 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Takhta Suci.
Dengan diresmikannya kebijakan ini, bahasa Indonesia kini semakin diakui di tingkat internasional, sekaligus membuka akses informasi yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia dalam mengikuti perkembangan Gereja Katolik dunia.***














