Internasional
Tim Sepakbola Universitas Virginia Ditembak di Bis, 3 Tewas, Tersangka Ditahan

Tersangka pelaku dan tiga korban penembakan terhadap tim sepakbola Universitas Virginia, Amerika Serikat
FAKTUAL-INDONESIA: Tiga anggota tim sepak bola Universitas Virginia ditembak dan dibunuh di kampus.
Menurut Rektur Universitas, dua orang lainnya terluka dalam penembakan yang terjadi di sebuah bus yang penuh dengan siswa yang kembali dari kunjungan lapangan pada Minggu malam.
Tersangka sekarang ditahan, kata Rektor Universitas Jim Ryan.
Tempat penampungan sebelumnya untuk kampus kini telah dicabut.
“Salah satu mahasiswa kami, Christopher Darnell Jones Jr, diduga melakukan penembakan itu,” kata pihak universitas dalam sebuah pernyataan.
Tersangka, digambarkan sebagai pria kulit hitam berusia 22 tahun, telah didakwa dengan tiga dakwaan pembunuhan tingkat dua dan tiga dakwaan menggunakan pistol, kata polisi.
Penembakan dilaporkan terjadi sekitar pukul 22:30 waktu setempat (03:30 GMT) pada hari Minggu di sebuah garasi di Culbreth Road, di kampus universitas Charlottesville.
“Itu mengakibatkan tiga korban jiwa; dua korban tambahan terluka dan mendapat perawatan medis,” kata Ryan dalam sebuah surat kepada komunitas universitas yang diposting di media sosial.
Para korban diidentifikasi sebagai Devin Chandler, mahasiswa tahun kedua dari Virginia Beach, D’Sean Perry, mahasiswa tahun keempat dari Miami, Florida, dan Lavel Davis, mahasiswa tahun ketiga dari Rich Hill, Carolina Selatan.
Polisi mengatakan mayat para korban ditemukan di dalam sebuah bus sewaan setelah mereka kembali dari kunjungan lapangan. Mereka diserang saat bus berhenti di garasi parkir di kampus universitas.
Tersangka dikatakan segera melarikan diri setelah penembakan, dan digambarkan oleh polisi sebagai mengenakan jaket merah anggur, jeans biru, sepatu merah dan mungkin mengendarai kendaraan sport hitam.
Perintah berlindung diberlakukan semalaman saat polisi mencari tersangka.
Pada Senin sore, polisi mengatakan tersangka telah ditangkap dan ditahan. Motifnya belum jelas, kata mereka, namun polisi terus menyelidiki penembakan tersebut.
“Saya sangat terpukul karena kekerasan ini telah mengunjungi Universitas Virginia,” kata Ryan, pimpinan universitas tersebut.
Universitas ini dianggap sebagai salah satu yang paling bergengsi di negara ini dan peringkat nomor tiga di universitas negeri di AS. ***














