Connect with us

Hiburan

Jika Diizinkan, Angelina Sondakh Ingin Bertemu SBY

Diterbitkan

pada

Angelina 'Angie' Sondakh bercerita tentang keinginannya bertemu SBY

Angelina ‘Angie’ Sondakh bercerita tentang keinginannya bertemu SBY

FAKTUAL-INDONESIA: Usai bebas dari penjara, Putri Indonesia 2001, Angelina Sondakh mengaku hidupnya kini telah berubah. Banyak pelajaran yang ia ambil dari balik jeruji besi itu. Ia juga mengaku ingin bertemu Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Angie, sapaan akrabnya harus menjalani kehidupan di penjara selama 10 tahun akibat terjerat  kasus korupsi Hambalang. Angie tampil menjadi bintang tamu dalam acara Rosiana Silalahi (Rosi) yang disiarkan KompasTV pada Sabtu (2/4/2022).

Dalam acara itu, Angie bercerita tentang keinginannya bertemu SBY. Saat itu, Rosi bertanya apakah Angie perlu bertemu SBY?

“Boleh kalau beliau berkenan, ya kan saya bukan siapa-siapa. Pasti saya ingin apapun kejadiannya ‘there is always blessing in disgues’ dan aku selalu ‘learn a lot’,” jawab Angie.

“Emang kalau ketemu pak SBY mau ngomong apa?” tanya Rosi.

Advertisement

Angie mengakui ingin meminta maaf kepada SBY karena telah mencoreng nama baik partainya. “Saya minta maaf, saya berterima kasih karena saya sudah diberi kesempatan menjadi kader yang mencoreng nama Partai. Dari kejadian ini saya bisa belajar banyak walaupun di awalnya saya gak bisa terima, tapi sekarang sudah bisa mengikhlaskan,” kata dia.

Sambil berlinang air mata, Angie mendoakan agar SBY dan keluarganya agar sehat selalu. Ia turut mendoakan alharhum Ani Yudhoyono yang sudah lebih dulu pergi.

“Mudah-mudahan pak SBY sekeluarga sehat dan saya masih belum bisa bertemu dengan almarhumah bu Ani, saya juga mengirimkan al-fatihah buat beliau semoga diterima di sisi Allah dan mendapat ketenangan serta diampuni dosanya,” kata Angie.

Menurut Angie, awalnya ia merasa ‘dikorbankan’ tetapi akhirnya ia mengaku bahwa yang salah adalah dirinya. “Mereka tidak salah, tetapi saya yang salah kenapa saya mau melakukannya,” ungkap perempuan yang jago main piano dan gitar ini.

Angie juga tak mau lagi mengungkit masa lalunya. Karena yang terpenting kini baginya adalah kedua orangtuanya dan masa depan anak-anaknya.

Advertisement

Sebagai informasi, sebelumnya Angie mendapat hukuman 4 tahun penjara, namun ketika banding ia terakhir kali diadili dengan putusan Mahkamah Agung RI No. 107PK/Pid.Sus/2015. Ia mendapatkan hukuman 10 tahun penjara dengan denda Rp 500 juta subside 6 bulan kurungan. Lalu uang pengganti Rp 2,5 miliar dan US$ 1,2 juta subside 1 tahun penjara. ***

Lanjutkan Membaca
Advertisement