Connect with us

Ekonomi

Dikabarkan BBM Bersubsidi Naik Pekan Depan, Pertalite Jadi Rp10.000/liter

Avatar

Diterbitkan

pada

BBM Bersubsidi Naik Pekan Depan

Dikabarkan BBM Bersubsidi Naik Pekan Depan, Pertalite Jadi Rp10.000/liter. (Foto: Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Beredar kabar bahwa BBM bersubsidi naik pekan depan. Isu ini mencuat karena pemerintah sudah tak sanggup menambah subsidi untuk kedua jenis BBM, yakni pertalite dan solar.

Jika BBM bersubsidi naik pekan depan, maka harga pertalite menjadi Rp 10.000 per liter, atau meningkat Rp 2.350 dari posisi saat ini Rp 7.650 per liter.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dalam pertemuan virtual mengatakan rencana kenaikan harga BBM ini akan disampaikan Presiden Joko Widodo.

“Menaikkan harga Pertalite yang kita subsidi cukup banyak dan juga itu solar, modeling ekonominya (hitung-hitungan) sudah dibuat. Nanti mungkin minggu depan Pak Presiden akan umumkan mengenai apa dan bagaimana mengenai kenaikan harga ini,” ujar Luhut dalam keterangan yang disiarkan secara virtual, Jumat (19/8/2022).

Baca juga: Pidato Kenegaraan HUT ke-77 RI, Presiden Jokowi Sampaikan Kekuatan Indonesia di tengah Ujian Berat Mampu Subsidi BBM, LPG, dan Listrik

Menurut catatan pemerintah, subsidi energi tahun ini diperkirakan bengkak Rp502 triliun dari proyeksi awal Rp170 triliun.

Advertisement

Jika benar BBM bersubsidi naik pekan depan, pengamat ekonomi energi Universitas Gadjah Mada Fahmy Radhi menyebut akan terjadi kontribusi terhadap inflasi diperkirakan mencapai 0,97 persen sehingga inflasi tahun berjalan bisa mencapai 6,2 persen yoy (year on year).

“Kenaikan harga pertalite dan solar yang proporsi jumlah konsumennya di atas 70 persen sudah pasti akan menyulut Inflasi,” ujar Fahmy.

Dengan inflasi sebesar itu, diperkirakan akan memperburuk daya beli dan konsumsi masyarakat sehingga akan menurunkan pertumbuhan ekonomi yang sudah mencapai 5,4 persen.

Baca juga: BBM Bersubsidi Jangan Naik Tahun Ini, Bisa Menyulut Inflasi

Hal yang terjadi dari kenaikan harga BBM ini bagi industri otomotif mungkin membuat masyarakat juga akan mengganti mobil mereka ke mobil listrik.

Kenaikan BBM tersebut dipastikan industri otomotif akan mengalami penurunan dan masyarakat diyakini akan semakin selektif dalam memilih kendaraan, terutama dalam mempertimbangkan keiritan bahan bakar.***

Advertisement

Lanjutkan Membaca
Advertisement