Connect with us

Ekonomi

KCIC Mencatat Sebanyak 120.000 Tiket Whoosh Terjual pada Periode Nataru

Diterbitkan

pada

KCIC Mencatat Sebanyak 120.000 Tiket Whoosh Terjual pada Periode Nataru

Kereta Whoosh kini jadi pilihan bagi wisatawan saat musim liburan. (Foto : istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA : Sebanyak 120.000 tiket Whoosh periode libur Natal 2024 dan Tahun Baru (Nataru) 2025 telah terjual. Demikian disampaikan oleh PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC).

Peningkatan penumpang kereta cepat ini sekitar 20% jika dibandingkan momen libur di luar masa Nataru.

Menurut General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa, di masa Nataru ini KCIC mengoperasikan sebanyak 48 perjalanan Whoosh dari Halim menuju Padalarang, Tegalluar Summarecon, dan sebaliknya.

Baca Juga : Whoosh Buka Rute Baru Padalarang-Tegalluar, Harganya Cuma Rp 50 Ribu

“Setiap harinya KCIC menyediakan sebanyak 28.848 tempat duduk yang sudah dapat dipesan penumpang melalui berbagai saluran resmi yang tersedia. KCIC berharap penumpang dapat segera melakukan pemesanan tiket Whoosh secara online untuk mendapatkan kepastian tiket dan lebih nyaman saat tiba di stasiun,” tutur Eva dalam keterangan resminya yang diterima pada Selasa (24/12/2024).

KCIC memprediksi bahwa peningkatan jumlah penumpang akan terjadi di Rabu (25/12/2024) dan Kamis (26/12/2024). Hal tersebut menyesuaikan dengan masa libur dan cuti bersama yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Advertisement

Pada momen Nataru ini, Eva memaparkan KCIC telah lakukan sejumlah persiapan khusus agar layanan penumpang berjalan aman dan lancar. KCCI melakukan pemetaan potensi kendala yang mungkin terjadi seperti cuaca buruk, gempa bumi dan benda asing yang dapat mengganggu kenyamanan bahkan membahayakan perjalanan.

Dirinya menegaskan komitmen pihaknya bahwa potensi resiko yang mungkin terjadi akan menjadi salah satu fokus utama agar dapat menjamin keselamatan dan keamanan perjalanan Whoosh pada masa musim libur Nataru ini

Baca Juga : Libur Panjang Maulid Nabi, Tiket Kereta Whoosh Terjual 85.000

“KCIC terus melakukan patroli pengamanan di jalur dan titik-titik rawan, dengan melibatkan 510 personel pengamanan, dengan tambahan 28 personel TNI/Polri untuk mempertebal pengawasan,” ujar Eva.

Tidak hanya secara keamanan saja, KCIC juga mementingkan aspek pelayanan di stasiun. Eva melanjutkan, sebanyak 50 petugas passenger service mobile untuk membantu pelayanan penumpang di berbagai stasiun Whoosh.***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement