Connect with us

Ekonomi

Jelang HUT RI, Pembangunan di IKN Dihentikan Sementara pada 10 Agustus

Avatar

Diterbitkan

pada

Menteri Basuki pastikan tanggal 10 Agustus pengerjaan konstruksi di IKN dihentikan sementara. (ist)

FAKTUAL-INDONESIA : Pembangunan dan pengerjaan konstruksi di Ibu Kota Nusantara (IKN) akan dihentikan pada 10 Agustus 2024 karena untuk persiapan upacara Hari Kemerdekaan RI 17 Agustus 2024. Hal itu dikatakan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.

Basuki menjelaskan penghentian tersebut adalah untuk pembersihan kawasan IKN. Seluruh area harus bersih karena akan digunakan untuk tempat upacara.

“Tanggal 10 Agustus saya hentikan semua pekerjaan yang membutuhkan mobilitas di luar. Semua berhenti karena saya bersihkan dulu kawasannya,” ujar Basuki di Jembatan Cileungsi Jalan Tol Cimanggis-Cibitung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (9/7/2024).

Sesuai rencana Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) pelaksanaan Upacara 17 Agustusan kan dilakukan di dua tempat yakni di IKN dan DKI Jakarta. Di Jakarta akan dipimpin oleh Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin dan wapres terpilih Gibran Rakabuming Raka. Sedangkan di IKN oleh Presiden Joko Widodo dan Presiden terpilih Prabowo Subianto.

Sementara itu Kementerian PUPR menjamin kesiapan infrastruktur di sana menjelang gelaran upacara, termasuk tempat tinggal para pendukung acara. Menurut Basuki pada 10 Agustus nanti para petugas upacara, termasuk Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka) sudah bergerak ke IKN, sehingga pekerjaan dihentikan sementara.

Advertisement

Dari 47 Tower ASN, 12 Tower insyaallah akan selesai furnish sehingga itu bisa dimanfaatkan oleh peserta upacara. Tanggal 10 Agustus semua Paskibraka sudah bergerak ke sana,” ujarnya

Basuki menambahkan pekerjaan konstruksi hanya dihentikan sementara, sedangkan pekerjaan ringan seperti interior tetap berjalan.

“Interior tetap jalan. Tapi kalau yang butuh semen, butuh angkutan, itu kami berhentikan dulu karena kami harus bersihkan dulu lingkungannya. Kalau jalan nasional kan itu banyak pembangunannya jadi debu, kotor, nah itu kita bersihkan dulu,” terang Basuki.***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement