Ekonomi
Rupiah dan IHSG Terpeleset dari Posisi Mandek dan Menguat saat Pembukaan Perdagangan

Lagi-lagi, nilai tukar (kurs) rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) terpeleset di penutupan perdagangan valuta dan saham sehingga ditutup melemah Rabu (3/12/2025)
FAKTUAL INDONESIA: Rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) terpeleset di akhir perdagangan valuta dan saham sehingga sama-sama ditutup melemah, Rabu (3/12/2025) sore.
Pada pembukaan perdagangan valuta, Rabu pagi, nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sempat mandek setelah sehari sebelumnya ditutup menguat. Namun saat penutupan perdangan sore harinya, kurs rupiah terpeleset ke posisi melemah hanya tiga poin.
Sementara pada pembukaan perdagangan saham, IHSG sempat menguat namun juga tergelincir ketika penutupan dengan melemah 5,25 poin.
Baca Juga : Selasa Ceria untuk Rupiah dan IHSG BEI, Menguat dari Pembukaan hingga Penutupan Perdagangan
Kebalikan Mata Uang Asia
Kurs rupiah pada penutupan perdagangan melemah sebesar 3 poin atau 0,02 persen menjadi Rp16.628 dari sebelumnya Rp16.625 per dolar AS. Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini stabil di level Rp16.632 per dolar AS, sama seperti hari sebelumnya.
Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan di Jakarta, Rabu, bergerak stagnan 0 poin atau 0,0 persen sehingga tetap di angka Rp16.625 per dolar Amerika Serikat (AS), seperti pada penutupan Selasa (2/12/2025) sore, yakni Rp16.625 per dolar AS.
Dalam pantuan media online, menurut laporan kontan, pergerakan mata uang rupiah ini berkebalikan dengan mata uang Asia yang mayoritas menguat. Baht Thailand memimpin penguatan sebesar 0,40% terhadap dolar AS.
Baca Juga : Ya Ampun, Rupiah dan IHSG BEI Kompak Melemah di Penutupan Perdagangan Akhir Pekan
Won Korea dan dolar Taiwan masing-masing menguat 0,25%. Yen Jepang menguat 0,15% terhadap dolar AS.
Ringgit Malaysia menguat 0,13%. Dolar Singapura menguat 0,12%.
Yuan China menguat 0,1% terhadap dolar AS di tengah gencatan senjata perdagangan dengan AS. PBOC juga merasa nyaman dengan penguatan yuan yang terjadi saat ini.
Sedangkan rupiah melemah bersama peso Filipina sebesar 0,65% dan rupee India sebesar 0,02%.
Baca Juga : Rupiah Tancap Gas, Giliran IHSG BEI Tergelincir ke Zona Merah
Sempat Menguat
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu sore ditutup melemah 5,25 poin atau 0,06 persen ke posisi 8.611,79. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 5,56 poin atau 0,65 persen ke posisi 849,18.
Padahal saat pembukaan IHSG BEI sempat menguat 45,50 poin atau 0,53 persen ke posisi 8.662,54. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 2,01 poin atau 0,24 persen ke posisi 856,75.
Namun IHSG bertahan di teritori positif hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua IHSG bergerak ke zona merah hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, delapan sektor menguat yaitu dipimpin sektor infrastruktur yang naik sebesar 1,65 persen, diikuti oleh sektor teknologi dan sektor barang konsumen non primer yang masing-masing naik sebesar 1,17 persen dan 1,02 persen.
Baca Juga : Rupiah Slip di Garis Finish, IHSG Melaju Sejak Start
Sedangkan tiga sektor melemah yaitu sektor barang baku turun paling dalam sebesar 0,77 persen, diikuti oleh sektor keuangan dan sektor energi yang turun masing-masing sebesar 0,54 persen dan 0,38 persen.
Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu TRUE, ASHA, MBTO, GTSO dan ROCK. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni IPOL, PGUN, TALF, RUNS dan RCCC.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.736.755 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 47,10 miliar lembar saham senilai Rp21,28 triliun. Sebanyak 328 saham naik, 316 saham menurun, dan 160 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei menguat 555,05 poin atau 1,13 persen ke 49.858,05, indeks Shanghai melemah 19,71 atau 0,51 persen ke 3.878,00, indeks Hang Seng melemah 334,32 poin atau 1,28 persen ke posisi 25.760,73, dan indeks Straits Times menguat 14,33 poin atau 0,32 persen ke posisi 4,552,29. ***














