Connect with us

Nusantara

Pemudik Sudah Bisa Vaksin Di Terminal Bus Purabaya Surabaya

Diterbitkan

pada

Suasana vaksinasi di Terminal Purabaya. (Foto: Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Para penumpang bus yang akan mudik melalui Terminal Tipe A Purabaya, bisa melaksanakan vaksinasi dosis satu, dua, hingga booster.

Program vaksinasi itu sendiri digelar oleh Polresta Sidoarjo yang akan berlangsung selama 24 jam hingga 4 Mei 2022 mendatang.

Menurut Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, masyarakat bisa melaksanakan vaksinasi jam berapapun dia sempat. “Kalau pagi hari ada kesibukan dan lain-lain, bisanya sore, malam tetap dilayani,” ujarnya, Senin (25/4/2022).

Program vaksin di Terminal Bus Purabaya ini sudah disosialisasikan kepada awak bus, para penumpang bus dan warga sekitar terminal.

“Silahkan bagi semuanya yang belum vaksin, dapat mendatangi gerai vaksinasi kami di terminal ini. Harapannya dengan semakin meningkatnya jumlah penumpang bus jelang lebaran,” ujarnya.

Selain vaksin dosis pertama dan kedua, pihaknya juga menyediakan 300 vaksin booster jenis Astrazeneca. Jumlah itu akan ditambah jika dirasa masih kurang.

Advertisement

Fasilitas yang disediakan mulai hari ini ternyata direspon positif masyarakat. Mereka antusias terutama yang hendak melanjutkan perjalanan mudik menggunakan pesawat. “Jika sudah booster gak perlu antigen maupun pcr,” ujarnya.

Vaksinasi yang digelar Polresta Sidoarjo ini, mengacu pada Surat Edaran Satuan Tugas (SE Satgas) Penanganan Covid-19 nomor 16 Tahun 2022, tentang ketentuan perjalanan orang dalam negeri pada Masa Pandemi Covid-19.

Aturan tersebut, ditujukan untuk pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) dengan transportasi udara, laut, darat baik kendaraan pribadi atau umum, penyeberangan, dan kereta api antarkota.

Selain itu, bagi masyarakat penerima vaksin booster tidak perlu lagi menunjukkan hasil negatif surat rapid test antigen atau RT-PCR. Namun bagi yang baru sudah mendapatkan vaksin sampai dosis 2 wajib menunjukkan hasil negatif rapid test antigen, yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 1X24 jam, atau RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3X24 jam sebelum keberangkatan.***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement