Nusantara
Pemkot Solo Genjot Vaksin Booster Targetkan Capai 70 Persen Setelah Lebaran

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka genjot terus vaksinasi booster di Solo. (Foto: istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, Jawa Tengah terus menggenjot vaksinasi booster. Wali Kota Solo Gibran Raka menargetkan pasca Lebaran capaian vaksinasi booster di Kota Solo mencapai 70 persen. Meskipun capaian saat ini 40, 18 persen merupakan tertinggi di Jawa Tengah tapi menurut Gibran masih rendah.
“Masih rendah kan target sasarannya 70 persen,” ujar Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka di Balai Kota Solo, Jawa Tengah, Selasa (5/4/2022).
Salah satu cara yang dilakukan adalah dengan mengkombinasikan layanan vaksinasi dalam pasar murah minyak goreng di Balai Kota Solo.
“Kalau vaksin booster saat pasar murah minyak goreng ini dadakan. Awalnya hanya pasar murah minyak goreng terus tak tambahi dengan vaksinasi booster,” jelasnya.
Vaksin booster menjadi syarat untuk mudik, meskipun sebagian besar warga Solo tidak mudik tapi dirinya tetap mendorong warga Solo untuk vaksin booster.
“Karena vaksin booster akan melindungi, terutama simbah-simbah kita yang lansia sebelum bertemu mereka saat mudik ya harus divaksin dulu. Simbah divaksin, cucu-cucunya juga divaksin. Itu kan riskan para lansia,” jelasnya lagi.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih mengatakan saat ini stok vaksin yang ada di DKK Solo saat ini aman. Masih ada sekitar 20.000 dosis vaksin.
“Yang tersedia 20.000 an dosis, aman. Saya mainkan Sinovam, AstraZeneca, dan Moderna. Tapi untuk Moderna saya konsentrasikan ke Rumah Sakit Bung Karno (RSBK) dan Polresta Solo. Karena mereka yang vaksin primernya Moderna maka vaksin boosternya juga Moderna,” kata Siti.
Untuk menggenjot capaian vaksin boosteelr, dirinya juga akan memanfaatkan di kegiatan yang melibatkan masyarakat. Seperti pasar murah minyak goreng yang dilaksanakan di Balai Kota Solo.
“Layanan vaksinasi kan ada malam juga di Graha Wisata Niaga dan Puskesmas yang ada rawat inapnya. Puskesmas Pajang, Banyuanyar, Setabelan, Sibela dan Gajahan,” jelas Siti lagi.
Rata-rata setiap faskes dan sentra vaksinasi ditargetkan mampu melayani 200 sasaran setiap hari. Titik-titik pelayanan vaksinasi malam tersebut disediakan untuk memudahkan masyarakat dan tidak terjadi kerumunan. ***














