Connect with us

Ekonomi

Indonesia Jadi Incaran Investor Asing Usai Pandemi

Redaksi Faktual Indonesia

Diterbitkan

pada

Jakarta – Morgan Stanley memprediksi Indonesia akan jadi salah satu negara yang jadi tujuan penanaman investor asing atau modal asing (foreign direct investment/FDI) dalam jangka menengah setelah pandemi covid-19.

Percaya Investor Asing?

Selain Indonesia, negara Asia lainnya yang akan mendapatkan berkah serupa adalah India dan Filipina. Pasalnya, negara tersebut dinilai telah mengeluarkan langkah-langkah struktural untuk memanfaatkan relokasi FDI dari China saat banyak perusahaan di negara tersebut ingin mendiversifikasi risiko manufaktur.

Investor asing: Morgan Stanley menilai Indonesia akan mendapatkan manfaat dari relokasi penanaman modal asing dari China dalam jangka menengah usai pandemi covid-19

Morgan Stanley menilai Indonesia akan mendapatkan manfaat dari relokasi penanaman modal asing dari China dalam jangka menengah usai pandemi covid-19

India, misalnya, telah melakukan perubahan skema insentif terkait produksi. Sementara Indonesia telah menebar berbagai insentif pajak, mengesahkan omnibus law, serta langkah lainnya seperti memanfaatkan pasokan bijih nikel untuk produksi baterai kendaraan listrik (electric vehicle/EV).

“Kami percaya arbitrase biaya tenaga kerja, angkatan kerja yang cukup besar, dan pasar permintaan domestik yang cukup besar berarti bahwa ekonomi seperti India, Indonesia, dan Filipina kemungkinan akan mendapat manfaat dari relokasi FDI dalam jangka menengah setelah pandemi covid-19 berlalu,” tulis Morgan Stanley dalam laporannya dikutip Selasa (18/5).

Lembaga keuangan asal AS tersebut juga melihat faktor deglobalisasi sebagai akibat dari ketegangan AS-China yang telah menyebabkan adanya peningkatan belanja modal teknologi selama perlambatan ekonomi.

Advertisement

“Biasanya, belanja modal menghadapi tekanan paling besar selama perlambatan ekonomi, tetapi yang menarik, belanja modal bertahan dengan baik terutama di Korea dan Taiwan selama pandemi covid-19,” lanjut laporan tersebut.

“Kami percaya arbitrase biaya tenaga kerja, angkatan kerja yang cukup besar, dan pasar permintaan domestik yang cukup besar berarti bahwa ekonomi seperti India, Indonesia, dan Filipina kemungkinan akan mendapat manfaat dari relokasi FDI dalam jangka menengah setelah pandemi covid-19 berlalu,” tulis Morgan Stanley dalam laporannya dikutip Selasa (18/5).

Lembaga keuangan asal AS tersebut juga melihat faktor deglobalisasi sebagai akibat dari ketegangan AS-China yang telah menyebabkan adanya peningkatan belanja modal teknologi selama perlambatan ekonomi dari investor asing.

“Biasanya, belanja modal menghadapi tekanan paling besar selama perlambatan ekonomi, tetapi yang menarik, belanja modal bertahan dengan baik terutama di Korea dan Taiwan selama pandemi covid-19,” lanjut laporan tersebut.

Morgan Stanley menilai Indonesia akan mendapatkan manfaat dari relokasi penanaman modal investor asing dari China dalam jangka menengah usai pandemi covid-19

Advertisement
Lanjutkan Membaca
1 Comment

1 Comment

  1. Webb

    8 Januari 2024 at 01:55

    Al great deal for a web developer. Details: https://zetds.seychellesyoga.com/var_montero

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Advertisement