Connect with us

Kesra

Penundaan Haji, Wagub Jatim Ajak Masyarakat Hormati Keputusan Pemerintah

Diterbitkan

pada

Foto: Istimewa

FAKTUALid –  Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak meminta semua pihak untuk menghormati kebijakan pemerintah terkait penundaan keberangkatan calon jamaah haji tahun ini. Wagub juga mengajak para anggota  Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) untuk memberikan semangat dan motivasi, kepada para calon jamaah haji terkena imbas kebijakan ini.

Menurut Wagub Emil Elestianto Dardak, pemerintah pusat telah mengambil keputusan terbaik dan melakukan perhitungan yang matang. “Kami menghormati keputusan pemerintah. Kami juga turut merasakan dan memahami apa yang dirasakan oleh para calon haji yang kembali tertunda keberangkatannya,” ujar Emil, Minggu (6/6/2021).

Sebelumnya, Kementerian Agama (Kemenag) memutuskan kembali tak mengirim jemaah pada ibadah haji 2021. Penundaan ini menjadi yang kedua, setelah tahun lalu pemerintah juga tak mengirim jemaah karena pandemi Covid-19.

Emil Dardak yang Ketua Pengurus Wilayah (PW) Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Provinsi Jatim meminta agar para calon jamaah haji yang tertunda keberangkatannya itu untuk tetap semangat. Pihaknya juga mengajak semua pihak untuk mendoakan bersama, agar mereka yang hendak berangkat itu tetap diberi kesehatan.

Menurutnya, meski mereka masih berstatus calon jamaah haji, tapi pihaknya menganggap mereka sudah menjadi keluarga besar IPHI. Pihaknya juga minta para anggota IPHI untuk mendoakan agar mereka bisa berangkat ke Tanah Suci, tahun depan.

Advertisement

Emil juga mengajak seluruh anggota IPHI di Jatim untuk ikut mendukung pelaksanaan vaksinasi Covid-19 terutama untuk kalangan lansia. Dia menyatakan bahwa vaksinasi ini menjadi ikhtiar dalam menekan penyebaran Covid-19.
 
Dalam rangka itulah, dia meminta pengurus IPHI Kabupaten/Kota se-Jatim untuk melakukan pendataan calon penerima vaksin lansia yang berusia di atas 60 tahun, terutama bagi anggota IPHI. Data itu nantinya akan diteruskan ke pihak terkait seperti Dinas Kesehatan setempat.
 
Dia juga meminta mereka untuk membantu meyakinkan masyarakat agar mau divaksin. Karena saat ini masih banyak yang enggan divaksin gara-gara termakan isu tidak benar atau hoax terkait vaksin.
 
Emil menjelaskan bahwa Vaksin SinoVac dan Astra Zeneca yang dipakai di Indonesia  sudah mendapat izin WHO. “Bagi yang memiliki riwayat penyakit bawaan atau komorbid juga jangan takut karena screening atau dokter pasti memeriksa terlebih dahulu,” katanya,” ujarnya.(Akbar Surya)***

Lanjutkan Membaca
Klik Untuk Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *