Connect with us

Hukum

Polisi Selidiki Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS, Andrie Yunus di Jakarta Pusat

Diterbitkan

pada

Polisi Selidiki Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS, Andrie Yunus di Jakarta Pusat

Aktivis Andrie Yunus disiram air keras oleh OTK. (Foto : istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA :  Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya masih menyelidiki kasus penyiraman cairan yang diduga air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus, yang terjadi di kawasan Jakarta Pusat.

Proses pendalaman dilakukan melalui pemeriksaan sejumlah saksi serta penelusuran di lokasi kejadian perkara (TKP). Penanganan kasus tersebut saat ini berada di bawah koordinasi Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan aparat kepolisian sedang mengumpulkan berbagai informasi guna mengungkap pelaku penyerangan.

Baca Juga : Kasus Penyiraman Cairan Diduga Air Keras ke Pelajar SMK di Jakpus Masih Didalami Polisi

“Saat ini sedang didalami oleh Sat Reskrim Polres Jakarta Pusat, termasuk pemeriksaan saksi dan penelusuran di tempat kejadian perkara,” kata Budi dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Ia menegaskan kepolisian mengecam aksi kekerasan tersebut dan berkomitmen mengusut kasus hingga pelaku dapat diidentifikasi dan dimintai pertanggungjawaban secara hukum.

Advertisement

Hal senada disampaikan Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat Roby Heri Saputra. Menurutnya, meskipun laporan resmi dari korban belum diajukan, penyelidikan tetap dilakukan untuk mengungkap identitas pelaku melalui metode penyidikan ilmiah atau scientific investigation.

“Benar ada kejadian tersebut. Laporan resmi dari korban belum ada, namun kami tetap melakukan penyelidikan untuk mengetahui pelaku,” ujar Roby.

Baca Juga : Agus Salim Korban Air Keras Minta Maaf pada Donatur, Salah Pakai Uang Donasi

Sementara itu, Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) mendesak aparat penegak hukum segera mengusut tuntas penyerangan terhadap Andrie Yunus.

Koordinator Badan Pekerja KontraS Dimas Bagus Arya menilai insiden tersebut merupakan bentuk kekerasan serius terhadap pembela hak asasi manusia yang membutuhkan respons cepat dan penyelidikan menyeluruh dari aparat.

“Peristiwa ini merupakan upaya untuk membungkam suara-suara kritis masyarakat, khususnya para pembela HAM,” kata Dimas dalam pernyataan tertulis.

Advertisement

Berdasarkan informasi yang dihimpun, serangan terjadi setelah Andrie Yunus menyelesaikan rekaman siniar di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI). Diskusi dalam program tersebut membahas isu militerisme serta pengajuan judicial review terhadap Undang-Undang TNI.

Baca Juga : Bidan Disiram Air Panas karena Tegur Tetangga Karaoke Sangat Bising

Insiden berlangsung sekitar pukul 23.37 WIB saat korban mengendarai sepeda motor di Jalan Salemba I, Jakarta Pusat. Dua orang pelaku yang juga menggunakan sepeda motor mendekati korban dari arah belakang sebelum menyiramkan cairan yang diduga air keras.

Setelah melakukan penyerangan, kedua pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka bakar pada sekitar 24 persen bagian tubuh, terutama pada tangan dan kaki. Cairan juga mengenai area mata yang menyebabkan gangguan penglihatan.

Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis darurat, terutama pada bagian mata yang terdampak cairan tersebut.

Advertisement

Hingga kini, kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas serta motif pelaku penyerangan.***

Lanjutkan Membaca
Advertisement