Connect with us

Olahraga

Rekap Hasil Thailand Masters 2026: Atasi Kompatriotnya, Leo/Bagas Akhiri “Paceklik” Gelar

Diterbitkan

pada

Rekap Hasil Thailand Masters 2026: Atasi Kompatriotnya, Leo/Bagas Akhiri "Paceklik" Gelar

Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, mengakhiri “paceklik” gelar.(Foto: PBSI)

FAKTUAL-INDONESIA: Ganda putra Skuad Merah Putih, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, mengakhiri “paceklik” gelar, setelah di final turnamen BWF Super 300 Thailand Masters 2026 sukses menghentikan perlawaban Kompatriotnya, pasangan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin dengan dua games langsung 21-10, 21-17, Minggu (1/2/2026), di Bangkok, Thailand.

“Alhamdulillah bisa juara di Thailand Masters super 300 kali ini,” kata Leo dengan nada ceria usai laga final. ” Kami sudah lama tidak masuk final, kami juga belum bisa juara lagi setelah Korea Open 2024. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelatih yang sudah support dan membantu kami berdua,” sambung Leo.

Baca Juga :  Hasil Thailand Masters 2025: Belum Berhasil Raih Gelar, Komang Ayu Berikan Perlawanan Sengit Pemain Rangking Delapan Dunia

Leo juga meminta karena meluapkan emosi juara yang terpendam lama, begitu berhasil menang dirinya membanting raket. “Saya juga mau meminta maaf karena selebrasi saya tadi membanting raket,” tutur Leo. ” Karena udah lama gak juara dan saya spontan banting raket,” imbuhnya.

Rekap Hasil Thailand Masters 2026: Atasi Kompatriotnya, Leo/Bagas Akhiri "Paceklik" Gelar

Ditanya strategi di final? “Yang kami persiapkan sebelum melawan Raymond/Joaquin, pokoknya jangan lengah dan jangan mau mengadu dengan kecepatan mereka,” tutur Leo. ” Karena mereka lebih muda jadi tidak bisa dipungkiri mereka pasti lebih cepat,” tambahnya.

Baca Juga : Rekap Hasil Thailand Masters 2026: Redam Wakil China di Final, Amallia/Fadia Raih Gelar Perdana

Sementara Bagas mengaku punya motivasi tambahan dari orang tua. “Motivasi untuk pertandingan ini banyak dari orang tua, diri sendiri dan partner,” kata Bagas. “Karena kami sudah lama vakum podium, dan kami mau bangkit lagi. Ternyata ini rasanya kebangkitan, tetapi jangan cepat puas karena masih ada pertandingan-pertandingan lainnya. Gelar ini kami persembahkan untuk semua orang, terutama buat kami berdua,” jelas Bagas. ****

Advertisement

Lanjutkan Membaca
Advertisement