Connect with us

Teknologi

Gagal Lindungi Privasi Anak, Inggris Bakal Denda TikTok Rp441 Miliar

Avatar

Diterbitkan

pada

Inggris Bakal Denda TikTok

Gagal Lindungi Privasi Anak, Inggris Bakal Denda TikTok Rp441 Miliar (Foto: Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Inggris berpotensi mengenakan denda kepada aplikasi TikTok senilai 27 juta poundsterling atau sekitar Rp441 miliar atas dugaan pelanggaran terhadap privasi anak.

Berdasarkan investigasi di Inggris, TikTok bisa jadi memproses data milik anak usia di bawah 13 tahun tanpa persetujuan yang layak dari orang tua.

TikTok juga dinilai gagal memberikan informasi yang layak kepada pengguna mereka dalam cara yang transparan.

Baca juga: TikTok Now Resmi Hadir di Indonesia, Pengalaman Kratif Baru Hubungkan Komunitas

Komisioner informasi di Inggris Raya Information Commissioner’s Office (ICO) mengeluarkan surat peringatan kepada TikTok dan TikTok Information Technologies UK Ltd.

“Perusahaan yang menyediakan layanan digital memiliki kewajiban hukum untuk menerapkan perlindungan tersebut, namun, pandangan sementara kami, TikTok tidak memenuhi persyaratan itu,” kata perwakilan ICO John Edwards, sebagaimana dilansir Reuters, Selasa (27/9/2022).

Advertisement

Pengamatan ICO untuk saat ini menunjukkan TikTok melanggar undang-undang perlindungan data Inggris Raya pada periode Mei 2018 sampai Juli 2020. TikTok mengatakan akan merespon tuduhan tersebut.

“Meski pun kami menghormati peran ICO dalam melindungi privasi di Inggris Raya, kami tidak setuju dengan pandangan awal yang diungkapkan dan bermaksud menanggapi ICO secara resmi pada waktu yang sudah ditetapkan,” kata TikTok.***

Baca juga: 8 Aplikasi Edit Video TikTok yang Mudah Digunakan, Bisa FYP Terus!

Lanjutkan Membaca