Politik
Aparat TNI dan Polri yang Bertugas di Mandalika Dibekali Bahasa Asing

TNI dan Polri mengikuti latihan bahasa asing di Mandalika. (Istimewa).
FAKTUAL-INDONESIA: Kehadiran Sirkuit Mandalika di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat akan menciptakan interaksi yang akan menggunakan banyak Bahasa. Untuk itu, aparat TNI dan Polri yang bertugas di Mandalika perlu dibekali Bahasa asing.
Terhitung Puluhan Personel Polres dan Kodim 1620 Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, mengikuti bimbingan teknik kepariwisataan guna meningkatkan pelayanan hospitaliti dan komunikasi dalam bahasa asing.
“Ini untuk mendukung ajang balap MotoGP di Sirkuit Mandalika bulan Maret,” kata Kabag SDM Polres Lombok Tengah, Kompol Nuraini pada acara Bimtek di Longtune Waterpark, Lombok Tengah, Rabu (23/2/2022).
Tujuan dari kegiatan yang dilaksanakan Poltekpar Lombok tersebut untuk meningkatkan kemampuan tenaga keamanan baik dari TNI maupun Polri dalam menunjang pelaksanaan tugas menjelang ajang MotoGP di Sirkuit Mandalika pada bulan Maret 2022.
“Tujuan kegiatan ini sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan tenaga keamanan dari TNI dan Polri dalam menunjang pelaksanaan tugas nantinya,” lanjutnya.
Sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman menyatakan, TNI terus mendukung penuh proses pembangunan sarana penunjang Sirkuit Mandalika dan keamanan pada ajang balap MotoGP bulan Maret 2022.
“TNI terus mendukung pembangunan Sirkuit Mandalika ini supaya cepat selesai sesuai yang dicanangkan pemerintah pusat,” katanya.
Dirinya datang langsung untuk mengecek kesiapan TNI dalam melaksanakan pengamanan dalam rangka mendukung ajang balap MotoGP di Sirkuit Mandalika yang digelar 18-20 Maret 2022.
“Saya ingin melihat kesiapan pengamanan ajang MotoGP,” ucap Dudung.
Ia mengatakan, intinya bahwa TNI angkatan Darat akan mendukung sepenuhnya proses pembangunan dan pengamanan Sirkuit Mandalika ini hingga ajang balap MotoGP digelar, dengan harapan ajang balap ini bisa mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat serta membangkitkan pariwisata NTB.
“Ini akan bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat,” kata Dudung menambahkan sebagaimana dilansir antaranews. ***














