Connect with us

Politik

Di Beijing, Megawati Soekarnoputri Jadi Pembicara pada Dialog Peradaban Global

Diterbitkan

pada

Di Beijing, Megawati Soekarnoputri Jadi Pembicara pada Dialog Peradaban Global

Megawati Soekarnoputri menjadi pembicara di Beijing dalam sebuah forum yang membahas tentang peradaban global. (Foto : istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA : Presiden Kelima RI sekaligus Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri bertolak ke Beijing, Tiongkok, untuk menghadiri dan berbicara pada dialog peradaban global, Selasa (8/7/2025). Forum tersebut dimaksud untuk saling bertukar pandangan tentang peradaban global dari sudut pandang Indonesia.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua DPP PDIP Bidang Luar Negeri, Ahmad Basarah di Jakarta, dalam keterangan persnya, Selasa (8/7/2025).

“Kegiatan bertujuan untuk meningkatkan pertukaran antar peradaban, memperkuat saling pengertian dan kepercayaan, serta mendorong perdamaian, keharmonisan, dan pembangunan dunia,” kata dia.

Baca Juga : Usai Terima Pesan Rahasia Prabowo, Megawati Didampingi Pramono Anung Ziarah Istimewa ke Makam Bung Karno

Ahmad Basarah melanjutkan, kerja sama ini juga didasari dengan usul Presiden Tiongkok Xi Jinping pada 2023 tentang Prakarsa Peradaban Global (Global Civilization Initiative/GCI), yakni upaya mempromosikan inklusivitas, koeksistensi, dan pembelajaran bersama antar peradaban.

Dalam usulan tersebut, Tiongkok menyatakan kesediaan bekerja dengan negara-negara di seluruh dunia untuk menjaga keberagaman peradaban, mempromosikan pembelajaran bersama, dan memajukan kemajuan manusia.

Advertisement

Lebih lanjut, acara ini akan dihadiri oleh 600 orang dari sekitar 140 negara.

“Selain Ibu Megawati, sejumlah mantan pimpinan negara juga akan memberikan pidato yakni Presiden Namibia keempat, Nangolo Mbumba, Mantan Perdana Menteri Jepang Yukio Hatoyama, Mantan Perdana Menteri Belgia Yves Leterme. Mereka akan berbicara setelah Ibu Megawati,” kata Basarah.

“Dalam agenda ini juga akan hadir dan berbicara Mantan Perdana Menteri Nepal, Jhala Nath Khanal, dan Mantan Perdana Menteri Mesir, Essam Sharaf,” lanjut Basarah.

Baca Juga : Teka-teki Pesan Rahasia Prabowo ke Megawati yang Disampaikan Sufmi Dasco, Ketua MPR Muzani: Kompak-kompak Selalu Lah

Basarah melanjutkan, acara yang berlangsung dari 10-11 Juli 2025 ini akan terdiri dari beragam sesi yakni sesi pleno dan forum paralel, didahului oleh kunjungan lapangan di sela-sela acara.

Basarah berharap kehadiran tokoh besar Indonesia seperti Megawati Soekarnoputri dapat membantu dalam meningkatkan eksistensi peradaban dan menciptakan perdamaian dunia.***

Advertisement

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement