Politik
Tanpa Erick Thohir, Presiden Prabowo Bahas Evaluasi Menyeluruh Direksi BUMN dengan Ketua MPR dan Wakil Ketua DPR

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Ahmad Muzani menyampaikan keterangan pers usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa, 29 April 2025. (BPMI Setpres)
FAKTUAL INDONESIA: Forumnya bertajuk makan siang bersama namun salah satu bahasannya termasuk penting dan strategis. Evaluasi menyeluruh Direksi Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Lebih menarik lagi ternyata pertemuan yang membahas evaluasi menyeluruh Direksi BUMN itu tanpa dihadiri Menteri BUMN Erick Thohir.
Pertemuan berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (29/4/2025), antara Presiden Prabowo Subianto dengan Ketua MPR Ahmad Muzani dan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad.
Baca Juga : Demo di Kedubes Amerika, Kantor BUMN – Gedung DPR/MPR, Seribu Lebih Personil Dikerahkan
Selain Ahmad Muzani yang Sekjen DPP Partai Gerindra dan Sufmi Dasco yang Ketua Harian Gerindra, dalam pertemuan yang dikemas makan siang itu hadir pula Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Ahmad Muzani mengungkapkan sejumlah hal yang menjadi pembahasan dalam pertemuan tersebut.
“Tadi kita makan siang dengan Presiden dan Presiden minta makan bareng tadi sama saya dan kawan-kawan. Jadi kami menemani makan siang Presiden,” kata Muzani.
Salah satu poin yang menjadi topik pembahasan menurut Muzani yakni evaluasi menyeluruh terhadap direksi BUMN. Evaluasi ini menjadi bagian dari penilaian dan upaya untuk memastikan BUMN menjadi institusi yang kuat dan berkontribusi nyata terhadap pembangunan nasional.
Baca Juga : Menko Airlangga, Instruksi Presiden Prabowo terkait Penyederhaan Struktur Komisaris BUMN Perbankan untuk Tingkatkan Kepercayaan Pasar
“Tadi diomongin sedikit memang tentang berapa kinerja badan usaha negara. Beliau berharap bisa menjadi sebuah unit usaha negara yang memiliki kekuatan yang cukup tangguh. Karena di satu sisi penyertaan modal dari negara cukup signifikan nilainya,” ujarnya.
Menurutnya, masyarakat memiliki ekspektasi tinggi terhadap kinerja penyelenggara di tubuh BUMN. Hal tersebut termasuk BUMN yang bergabung dalam Danantara agar mampu memberi kontribusi besar bagi pembangunan ekonomi nasional.
“Di sisi lain yang diharapkan sama masyarakat dari kinerja para penyelenggara di badan usaha milik negara termasuk yang bergabung dalam Danantara bisa memberi andil yang besar bagi perkembangan pembangunan ekonomi di Indonesia. Terutama untuk kesejahteraan rakyat dan masyarakat Indonesia,” tambahnya.
Selain itu, Ahmad Muzani mengatakan bahwa dalam pertemuan tersebut juga membahas terkait kelanjutan upaya penanganan warga Palestina yang terdampak konflik, khususnya di wilayah Gaza.
Baca Juga : Menteri BUMN Erick Thohir Resmi Copot Direktur Utama Garuda
“Yang ada dalam pikiran beliau adalah bagaimana ketika Palestina Merdeka itu, orang-orang yang mengalami trauma perang, anak-anak, perempuan, wanita, orang-orang yang cacat itu bisa segera pulih dan bisa kembali ke Tanah Airnya,” ungkapnya.
Prabowo, kata Muzani, juga menaruh perhatian khusus terhadap para tenaga medis dan tenaga pendidik asal Palestina. Ia menilai mereka harus dibantu untuk memulihkan trauma dan meningkatkan kapasitas profesional agar siap berkontribusi dalam pembangunan masa depan Palestina.
“Sehingga ketika Palestina dinyatakan bebas dari peperangan, maka dia bisa kembali ke Tanah Airnya di Palestina untuk bersama-sama membangun masa depan Palestina,” tuturnya. ***














