Connect with us

Politik

Cawapres Anies jadi Rebutan, PKS Ajukan Aher sedangkan Demokrat Tetap AHY

Gungdewan

Diterbitkan

pada

Mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (kiri) ataukah Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (kanan) yang akan dibidik Anies Baswedan?

Mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (kiri) ataukah Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (kanan) yang akan dibidik Anies Baswedan?

FAKTUAL-INDONESIA: Bakal calon wakil presiden (Cawapres) yang bakal mendampingi calon presiden (Capres) Anies Baswedan menjadi rebutan antara Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Hal itu mencuat dalam pertemuan tim kecil dari Partai NasDem, Demokrat, dan PKS untuk membahas tokoh yang akan menjadi bakal calon wakil presiden (cawapres) untuk mendampingi Anies pada Pilpres 2024.

Dalam pertemuan itu PKS mengajukan nama mantan Gubernur Jawa Barat. Ahmad Heryawan (Aher) sebagai kandidat cawapres bagi Anies. Sementara  Demokrat tetap mengusulkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai cawapres.

Pertemuan itu digelar di kediaman Anies Baswedan di Jalan Lebak Bulus II Dalam, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa.

Hadir perwakilan dari ketiga partai politik itu, yakni dari Partai NasDem, Ketua DPP Partai NasDem Sugeng Suparwoto dan Ketua DPP Willy Aditya. Dari PKS, ada M Sohibul Iman sebagai Wakil Ketua Majelis Syuro didampingi Jubir PKS Pipin Sofian dan M Kholid, sedangkan dari Partai Demokrat terlihat Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Benny K Harman dan Iftitah.

Advertisement

Selain perwakilan dari tiga parpol itu, hadir juga Sudirman Said sebagai Liaison Officer (LO). LO adalah seorang penghubung atau pendamping.

Saat diskusi santai berlangsung, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) datang bergabung.

“Hadir juga menyusul Ketum Demokrat, Mas AHY,” ujar Willy Aditya dalam keterangan tertulisnya yang dilansir antaranews.com.

Dia mengatakan pertemuan di rumah Anies Baswedan merupakan pertemuan lanjutan dari sejumlah pertemuan sebelumnya.

Menurut Willy, pembahasan tim sudah pada tahap pendalaman kriteria dan mekanisme penentuan cawapres yang bakal berduet dengan Anies.

Advertisement

“Dalam suasana santai diskusi tim kecil terus berlanjut mematangkan agenda pembahasan terkait cawapres termasuk pendalaman kriteria dan mekanismenya,” katanya pula.

Untuk saat ini, kata Willy, PKS menyodorkan nama mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan sebagai kandidat cawapres bagi Anies Baswedan. Sementara Partai Demokrat tetap mengusulkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai cawapres.

“Partai NasDem menyerahkan kepada capres (Anies Baswedan). Komitmen itu sudah dikuatkan oleh pernyataan Pak Surya Paloh yang telah memberikan kewenangan kepada Anies,” kata Willy.

Sejauh ini, kata dia lagi, pertemuan tim kecil ketiga parpol yang dikemas dengan makan siang itu sangat demokratis. Pembahasan terjadi secara dinamis.

Ahmad Heryawan kandidat kuat

Advertisement

Juru bicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Muhammad Kholid, mengatakan, nama Wakil Ketua Majelis Syura, Ahmad Heryawan, menjadi kandidat cawapres terkuat mendampingi Anies Baswedan.

Kholid menjelaskan aspirasi yang masuk ke majelis PKS telah mengantongi lima nama kadernya sebagai alternatif cawapres. Nama-nama itu ialah Ahmad Heryawan alias Aher, Hidayat Nur Wahid, Irwan Prayitno, Ahmad Syaikhu, dan Sohibul Iman.

“Dalam perkembangannya, kalau dikerucutkan menjadi satu nama, PKS akan mengusulkan Aher dalam meja perundingan tim kecil,” katanya dihubungi di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, PKS tidak menutup pilihan terhadap alternatif cawapres lain. Sebab, pembahasan soal pendamping Anies di antara calon mitra koalisi masih cair.

“PKS membuka peluang nama yang muncul nanti di meja perundingan. Baik itu parpol atau nonparpol yang penting sesuai kriteria partai,” katanya.

Advertisement

Ia menjelaskan kriteria paling potensial menang, paling mampu memimpin serta saling melengkapi, dan paling mampu mempersatukan bangsa.

Kholid juga menjelaskan saat ini tim kecil masih berfokus membahas kriteria dan mekanisme pemilihan cawapres.

“Tim kecil masih dalam tahapan penentuan kriteria dan mekanisme pemilihan. Karena prinsip kami kemitraan seimbang, jadi masing-masing pihak ajukan nama dan kandidat,” jelasnya.

Hingga saat ini PKS terus memperkuat penjajakan koalisi dengan Partai Nasdem dan Partai Demokrat. Sementara itu, Partai Nasdem telah mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden pada Pemilu 2024 mendatang. ***

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement