Connect with us

Politik

BPIP dan Lemhanas Berkolaborasi, Tidak Ada Lagi Versi-versian Soal Pancasila

Gungdewan

Diterbitkan

pada

BPIP dan Lemhannas kolaborasi dalam penguatan wawasan kebangsaan

BPIP dan Lemhannas kolaborasi dalam penguatan wawasan kebangsaan

FAKTUAL-INDONESIA: Kepala Badan
Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof Yudian Wahyudi bertemu dengan Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Andi Widjajanto, di Gedung BPIP Jakarta.
Dalam pertemuan itu BPIP dan Lemhanas siap berkolaborasi dan meneruskan kerja sama yang sudah terjalin.
Lahirlah MoU atau nota kesepakatan tentang penyusunan materi-materi pendidikan dan pelatihan pembinaan ideologi Pancasila.

Wakil Kepala BPIP, Hariyono, menekankan poin penting dalam kerja sama antara BPIP dan Lemhannas pada penyamaan persepsi tentang materi Pembinaan Ideologi Pancasila di kementerian atau lembaga pemerintah, agar tidak ada lagi tafsir-tafsir lain yang beragam apalagi bertentangan dengan ideologi Pancasila.

“Salah satu isi dari MoU itu adalah upaya mempersatukan materi atau tafsir-tafsir tentang Pancasila yang ada di lembaga pemerintahan sehingga tidak ada versi-versian soal Pancasila,” katanya.

BPIP dan Lemhannas sepakat untuk berkolaborasi dalam penyusunan materi-materi pendidikan dan pelatihan pembinaan ideologi Pancasila untuk berbagai kalangan sebagai pijakan dalam penguatan wawasan kebangsaan.

“Kolaborasi dan akselerasi pembinaan ideologi Pancasila begitu penting untuk melibatkan lembaga negara, salah satunya adalah Lemhannas yang menjadi mitra strategis BPIP, terutama dalam penyusunan materi dan bahan ajar Pancasila,” kata Kepala BPIP, Prof Yudian Wahyudi, dalam siaran pers yang diterima di Yogyakarta, Selasa

Advertisement

Pernyataan itu disampaikan Yudian saat menerima kunjungan Gubernur Lemhannas, Andi Widjajanto, di Gedung BPIP Jakarta, belum lama ini. Dalam pertemuan itu, Wahyudi berkomitmen menindaklanjuti kerja sama yang sudah dilaksanakan sebelumnya.

Dengan demikian, katanya, diharapkan program-program yang telah direncanakan kedua lembaga tersebut dapat terealisasikan secara baik.

“Ditunjang dengan tugas dan fungsi Lemhannas dan BPIP yang saling terkait seperti penyelenggaraan pendidikan, pengkajian, dan pemantapan nilai-nilai kebangsaan dalam rangka mengokohkan karakter kebangsaan. Saya berharap kerja sama yang sudah disepakati agar dilakukan sesegera mungkin,” katanya.

Sementara itu, seperti dipantau dari media antaranews.com, Andi  Widjajanto mendukung ide kerja sama tersebut dengan menyatakan Lemhannas dan BPIP perlu memperkuat sinergitas dalam pemahaman bersama tentang wawasan kebangsaan dengan dasar ideologi Pancasila.

Ia berharap muncul kemitraan di antara kedua lembaga dalam penyusunan materi-materi pendidikan dan pelatihan pembinaan ideologi Pancasila untuk berbagai kalangan.

Advertisement

Agar lebih menyasar kelompok milenial sebagai pengguna terbesar teknologi komunikasi terkini, pihaknya mendorong penyampaian nilai-nilai Pancasila agar bertransformasi ke dalam dunia digital seperti melalui aplikasi.

“Saya juga berharap selain BPIP dan Lemhannas ada keterlibatan MPR untuk menyatukan pemahaman tentang Pancasila dan perkuat tentang empat pilar kebangsaan lainnya,” katanya. ***

Lanjutkan Membaca
Advertisement