Olahraga
Valencia Umumkan Pelatih Fernando Martin Jadi Korban Tewas Kapal Tenggelam di Labuan Bajo

Pelatih Valencia Tim Putri B, Fernando Martin tewas dalam kecelakaan kapal di Labuan Bajo Indonesia. (Foto : istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA : Pelatih tim putri B, Fernando Martin menjadi korban kapal tenggelam dalam kecelakaan di Labuan Bajo, Indonesia. Dia tewas bersama ketiga anaknya pada Jumat malam (26/12/2025).
Valencia mengumumkan hal tersebut melalui akun Instagram resmi mereka. Namun kini uanggahan itu sudah dihapus. Sedangkan Real Madrid sudah merilis pernyataan bela sungkawa terkait peristiwa ini.
Real Madrid, Presiden dan Dewan Direksi sangat khawatir atas meninggalnya Fernando Martin, pelatih Tim putri Valencia CF B dan tiga anaknya dalam kecelakaan kapal di Indonesia.
Baca Juga : Kapal Wisata Tenggelam di Labuan Bajo, Menpar Widayanti: Kemenpar Terus Pantau, Koordinasi dengan Kedubes Spanyol
“Real Madrid ingin menyampaikan rasa duka cita dan belasungkawa yang mendalam kepada istrinya, Andrea dan Mar dalam mome yang sangat sulit ini,” tulis Real Madrid dalam akun resmi milik mereka
Fernando Martin saat ini berusia 44 tahun. Sedangkan tiga anaknya yang menjadi korban berumur 12, 10, dan 9 tahun.
Kecelakaan kapal tersebut terjadi pada Jumat (26/12/2025). Kapal tersebut mengangkut 11 orang yang terdiri dari enam wisatawan asing yaitu Fernando Martin dan keluarganya, empat anak buah kapal, dan satu orang pemandu wisata.
Kapal wisata tersebut sebelumnya melakukan perjalanan wisata ke Pulau Kalong, Taman Nasional Komodo (TNK). Usai menikmati tempat wisata itu mereka lalu pindah ke Pulau Padar untuk selanjutnya melakukan treking di Pulau Padar. Namun mengalami musibah kecelakaan saat perjalanan ke Pulau Padar.
Baca Juga : Akibat Erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki, Para Turis di Labuan Bajo Diangkut dengan Kapal Laut
Sementara itu proses pencarian korban masih akan dilanjutkan pada hari Minggu (28/12/2025). Dalam proses pencarian hingga hari kedua, Sabtu (27/12/2025) proses pencarian sudah sejauh lima nautical mile dari lokasi kejadian.
“Pencarian terhadap empat korban yang merupakan warga negara asing (WNA) asal Spanyol masih terus dilakukan,” ucap Kepala Kantor Basarnas Maumere Fathur Rahman.
“Pencarian hari ketiga terhadap empat orang WNA Spanyol ini akan dilanjutkan pada esok hari (Minggu, 28 Desember),” lanjut dia.***













