Connect with us

Olahraga

Torch Relay Akan Jadi Pembuka Event ASEAN Para Games XI di Solo

Diterbitkan

pada

Logo ASEAN Para Games XI yang digelar di Kota Solo, 30 Juli-6 Agutus 2022. (Foto: istimewa)

FAKTUAL- INDONSESIA: ASEAN Para Games (APG) XI akan digelar di Kota Solo, 30 Juli-6 Agustus mendatang. Torch relay atau estafet obor akan menjadi pembuka dalam serangkaian acara pembukaan perhelatan olahraga untuk penyandang disabilitas tersebut.

Menurut Ketua Pelaksana Indonesia ASEAN Para Games Organizing Commiittee (INASPOC), Gibran Rakabuming Raka, torch relay akan dilakukan tanggal 16-17 Juli mendatang.

“Tanggal 17 Juli nanti ada torch relay,”  kata Gibran kepada wartawan seusai mengikuti rapat koordinasi persiapan APG XI dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di Balai Kota Solo, Senin (27/6/2022).

Gibran menyebut torch relay tersebut sekaligus untuk sosialisasi dan promosi kepada masyarakat terkait event tersebut.

“Nanti kan melibatkan banyak warga bisa ditonton semuanya. Iya kayak kirab,” katanya lagi.

Advertisement

Torch relay akan melibatkan atlet-atlet Indonesia.  Sekjen National Paralympic Commiittee (NPC) Indonesia, Rima Ferdianto pada kesempatan yang sama mengatakan torch relay akan digelar mulai tanggal 16 Juli.

“Dimulai dengan mengambil api dari Mrapen, Grobogan. Setelah itu dibawa melewati sejumlah kabupaten/kota di Jawa Tengah,” kata Rima.

Tanggal 17 Juli, api APG tiba di Kota Solo. Selanjutnya akan dilakukan kirab yang diikuti atlet, perwakilan Pemkot Solo, pensiunan atlet serta dari komunitas disabilitas di setiap kota.

“Torch relay dari Grobogan dibawa ke Semarang kemudian melewati Sukoharjo dan Karanganyar terakhir di Kota Solo,” katanya lagi.

Setibanya di Kota Solo, obor APG akan singgah terlebih dahulu di Stadion Sriwedari, kemudian akan dikirab kembali di sepanjang Jalan Slamet Riyadi, Solo.

Advertisement

“Untuk rute masih kita bicarakan lagi, tetapi yang jelas di Sriwedari ada victory lap, nanti dikirab entah ke Loji Gandrung atau balaikota, nanti masih ada penyempurnaan,” paparnya.

Seperti diketahui, api abadi Mrapen selama ini sering menjadi sumber api obor beberapa acara nasional bahkan internasional. Seperti Pekan Olahraga Nasional (PON) dan yang terakhir yakni event ASIAN Games tahun 2018 lalu. ***

Lanjutkan Membaca
Advertisement