Connect with us

Olahraga

Sukses di Belgia, Jadi Bekal Penting Timnas Dayung Capai Target di SEA Games Hanoi

Diterbitkan

pada

Ilustrasi – Tim dayung DKI Jakarta (atas) dan tim dayung Jawa Timur (bawah) memacu kecepatannya dalam babak penyisihan nomor Rowing Men’s Pair (M2-) PON Papua di Teluk Youtefa, Kabupaten Jayapura, Papua, Selasa (5/10/2021). Antaranews.com.

FAKTUAL-INDONESIA: Pelatih timnas dayung Muhammad Hadris mengatakan pencapaian dalam kejuaraan bertajuk Ghent International Spring Regatta di Belgia, akhir pekan lalu, jadi bekal penting untuk mencapai target di SEA Games Hanoi, Vietnam.

“Dengan hasil positif di Ghent International Spring Regatta, tim nasional rowing berharap hasil ini bisa di bawa ke SEA Games Hanoi dengan mencapai target yang telah ditentukan,” ujar Hadris, Senin (11/4/2022) malam.

Pada kejuaraan yang berlangsung di Belgia, timnas dayung Indonesia meraih tujuh medali emas, empat perak, dan satu perunggu. Ajang ini merupakan bagian dari rangkaian agenda tim rowing selama satu bulan menjalani pemusatan latihan (TC) di Belanda.

Selanjutnya menurut Hadris, atlet akan kembali mengikuti kejuaraan di Bosbaan, Amsterdam. Timnas dayung Indonesia terus menggenjot persiapan demi mencapai target meraih tujuh medali emas pada SEA Games Hanoi.

“Target kami lumayan dan dari manajemen adalah tujuh medali emas dari 16 nomor yang diperlombakan. Persiapan terus kami lakukan. Atlet yang berangkat ke Belanda berjumlah 18 dari 34 atlet yang disiapkan,” ujar Hadris dilansir antaranews.com.

Adapun 18 nama yang saat ini berada di Negeri Kincir Angin adalah Memo, Sulpianto, Rio Riski Darmawan, Edwin Ginanjar Rudiana, Rifqi Harits Taufiqrahman, Ihram, Kakan Kusmana, Mahendra Yanto, Ardi Isadi, Jefri Adrianto Suwarno, Ali Mardiansyah, Denri Maulidzar Al Ghiffari, Ferdiansyah, dan Ali Buton untuk sektor putra.

Advertisement

Sementara untuk putri ada Julianti, Chelsea Corputty, Mutiara Rahma Putri, dan Melani Putri.

Jumlah medali emas yang dicanangkan di SEA Games Hanoi, lebih banyak dari pencapaian tim rowing Indonesia pada SEA Games edisi sebelumnya di Filipina pada 2019 yakni dengan tiga emas dan dua perunggu.

Ketika itu, Indonesia meraih medali terbanyak untuk cabang olahraga dayung dan berada di atas Filipina (tiga emas dan satu perunggu), Vietnam (tiga perak, satu perunggu), Thailand (tiga perak), dan Myanmar (dua perunggu).

Adapun tiga medali emas yang diraih Indonesia masing-masing disumbangkan Mahendra Yanto dan Ihram (lightweight double sculls putra), Denri Maulidzar al Ghiffari dan Ferdiansyah (pairs putra), serta Julianti dan Yayah Rokayah (pairs putri).

Sementara untuk perunggu masing-masing Kakan Kusmana (lightweight single sculls putra) dan Mutiara Rahma Putri (lightweight single sculls putri).

Advertisement

Kepercayaan Diri Mutiara Meningkat

Sementara itu kepercayaan diri pedayung Indonesia Mutiara Rahma Putri makin meningkat mendekati pelaksanaan SEA Games Hanoi, Vietnam seiring dengan raihan dua medali emas pada kejuaraan rowing di Belgia, bertajuk Ghent Spring Rowing Regatta, akhir pekan lalu.

Mutiara bersama pasanganya Melani Putri menjadi yang terbaik pada dua nomor lomba yakni Lightweight Women’s Pair (LW2) dan Lightweight Women’s Double Sculls (LW2X).

Hasil tersebut menjadi modal bagus bagi Mutiara yang saat ini terus menggenjot persiapan di Belanda. Mutiara dan Melani adalah dua atlet dayung yang tengah menjalani training camp (TC) di Negeri Kincir Angin bersama 16 pedayung lainnya.

“Kalau target di SEA Games Hanoi, pastinya harus lebih baik dari sebelumnya. Sekarang saya akan berusaha memberikan yang terbaik dan terus kerja keras untuk hasil yang terbaik,” ujar Mutiara, Senin.

Advertisement

Dengan berada di Belanda selama satu bulan dan mengikuti serangkaian uji coba lainnya di Eropa, Mutiara berharap bisa meningkatkan prestasi di SEA Games Hanoi setelah pada edisi sebelumnya di Filipina pada 2019 menyumbang perunggu melalui nomor lightweight single sculls putri.

“Semoga rowing Indonesia bisa memberikan medali terbaik untuk Indonesia di SEA Games nanti dan semua dukungan sangat berarti bagi kami dari cabang olahraga dayung,” ujar atlet yang menjadi wakil Indonesia bersama Melani di Olimpiade Tokyo 2020 itu menambahkan. ***

Lanjutkan Membaca
Advertisement