Home Olahraga Naomi Osaka dan Sejumlah Unggulan Tenis Tumbang di Olimpiade Tokyo

Naomi Osaka dan Sejumlah Unggulan Tenis Tumbang di Olimpiade Tokyo

oleh Bambang

Naomi Osaka harus mengubur mimpi meraih medali emas olimpiade. (ist)

FAKTUALid – Naomi Osaka dari Jepang menjadi favorit terakhir yang tumbang di Olimpiade tahun ini, setelah sebelumnya juga tersingkir juara Prancis Terbuka Barbora Krejcikova (Rep Ceko) dan unggulan kelima Karolina Pliskova (Rep Ceko), Selasa (27/7/2021).

Pupus keinginan Osaka untuk mempersembahkan medali emas bagi negara asalnya. Yang mengejutkan dia tersingkir lebih cepat di pertandingan babak ketiga untuk memperebutkan tempat perempatfinal.

Osaka, petenis putri peringkat dua dunia, kalah dari Marketa Vondrousova (Rep Ceko) dengan dua set langsung 6-1, 6-4 di babak ketiga. Osaka memang bertanding di ajang pertamanya sejak mundur dari Roland Garros pada Mei.

“Saya telah mengambil istirahat panjang sebelumnya, dan saya berhasil melakukannya dengan baik,” kata Osaka usai pertandingan seperti dilansir WTAtennis.com. “Saya tidak mengatakan bahwa saya melakukan yang buruk sekarang, tetapi saya tahu bahwa harapan saya jauh lebih tinggi. Saya merasa sikap saya tidak terlalu bagus karena saya tidak benar-benar tahu bagaimana mengatasi tekanan itu, jadi itulah yang terbaik yang bisa saya lakukan dalam situasi ini,”sambungnya.

Dengan demikian sudah tiga unggulan teratas tersingkir di Olimpiade 2020 Tokyo ini. Sebelumnya sudah tersingkir lebih awal unggulan utama Ashleigh Barty (Australia) dan unggulan ketiga Aryna Sabalenka (Belarusia).

Kini tinggal unggulan keempat Elina Svitolina (Ukraina) yang masih bertahan sebagai unggulan tertinggi. Ia menang 5-7, 6-3 dan 6-4 atas unggulan ke-14 Maria Sakkari (Yunani).

Lahir di Osaka, Jepang, Osaka menjadi pemain tenis pertama yang menyalakan kuali Olimpiade, sebuah kehormatan yang dia sebut, “Tidak diragukan lagi pencapaian dan kehormatan atlet terbesar yang pernah saya miliki dalam hidup saya,” kata Osaka kala itu.

Setelah jatuh ke Vondrousova, Osaka mengatakan memahami tekanan di Olimpiade ini. “Saya pikir itu mungkin karena saya belum pernah bermain di Olimpiade sebelumnya dan untuk tahun pertama [itu] agak berlebihan. Saya pikir saya senang dengan cara saya bermain, dengan istirahat yang saya lakukan,” aku Osaka.

Vondrousova, finalis Roland Garros 2019, mengatakan mengalahkan Osaka adalah kemenangan terbesar. “Saya pikir ini adalah salah satu [kemenangan terbesar dalam karir saya], pasti,” terang Vondrousova . “Saya pikir Naomi, dia yang terhebat sekarang, yang terhebat dalam permainan, dan dia juga wajah Olimpiade,” tambahnya.

Di pertandingan lainnya Belinda Bencic (Swiss), unggulan No.9, mengalahkan No.8 Barbora Krejcikova 9Rep Ceko) 1-6, 6-2, 6-3 untuk mencapai perempat final. ****

You may also like

Tinggalkan Komentar