Connect with us

Olahraga

Biel Chess Festival 2025: Mengulang Kesalahan yang Pernah Dikritik GM Utut Adianto, IM Aditya Bagus Arfan Petik Hasil Remis

Diterbitkan

pada

Biel Chess Festival 2025: Mengulang Kesalahan yang Pernah Dikritik GM Utut Adianto, IM Aditya Bagus Arfan Petik Hasil Remis

IM Aditya Bagus Arfan harus berfikir keras menghadapi Anuar Tureshbayev di babak keempat. (Foto: Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Pecatur Indonesia IM Aditya Bagus Arfan (rating 2385), 19 tahun, seperti mengalami Déjà Vu menghadapi Anuar Tureshbayev pada babak keempat Turnamen Master Open (MTO) di Biel Chess Festival, Swiss, Kamis (17/7/2025).

Adit, begitu sapaan akrab Aditya, mengulangi kesalahan sama yang ia buat ketika kalah dari IM Yoseph Taher pada turnamen Grandmaster Indonesia di Bandung bulan Mei lalu, yaitu memajukan bidak ke-b6 dan menempatkan Gajah di b7. Padahal cara, ide dan pola tersebut sempat dikritik GM Utut Adianto saat mengomentari secara live di Bandung.

Baca Juga : Biel Chess Festival 2025: Berakhir Remis, IM Aditya Sempat Bikin GM Mustafa Yilmaz Gebrak Meja

Saat kembali ke hotel Adit juga mengakui, dirinya sama sekali tak bisa unggul posisi dari awal hingga akhir.

“Hari ini tidak ada keunggulan posisi. Kayaknya saya buat salah di opening. Bidak di b6 itu membuat posisi saya kurang enak. Beruntung lawan juga buat salah,” jelas Adit datar.

Begitulah permainan catur, siapa yang membuat kesalahan paling sedikitlah yang bakal menang.

Advertisement

Baca Juga : Biel Chess Festival 2025: Redam Wakil India, Pecatur Indonesia IM Aditya Bagus Arfan Jaga Trend Kemenangan

Setelah bertarung 117 langkah dalam nyaris enam jam, hasil remis yang terjadi memang yang paling fair. Dengan 3 poin dari 4 babak, dua kali menang dan dua kali remis untuk sementara Adit berada di peringkat 9 dari 112 peserta yang datang dari 27 negara.

Satu-satunya pecatur yang masih full point dan memimpin sendirian adalah GM Pranav Anand (2566) dari India. ****

 

 

 

Advertisement

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement