Olahraga
Kombinasi Guru Murid Juara Minangkabau Bridge Open Turnamen II

Oleh : Bert Toar Polii
FAKTUAL INDONESIA: Hasil mengejutkan diraih kombinasi pasangan guru murid di Minangkabau Bridge Open Turnamen II (MBOT II) yang berlangsung pada tanggal 21-23 Nopember 2025 di di Bagindo Aziz Chan Youth Center, Padang.
Turnamen yang berlangsung selama tiga hari itu dibuka Ketua Umum Pengprov Gabsi Sumatera Barat yang juga Anggota DPRD Sumbar, Daswanto SE.
Turnamen semakin semarak dengan hadirnya atlet nasional seperti Taufik Asbi dan Syahrial “Ajo” Ali dari klub Bootcamp. Keduanya berpasangan dengan dua atlet muda Sumbar, Athiro Falah Pamarito dan M. Gathan Khairy, yang diproyeksikan tampil pada Kejuaraan Dunia Junior U-20 2026.
Baca Juga : Manado Juara Beregu Putra Cabor Bridge PORPROV XII Sulut, Sitaro Buat Kejutan Raih Perak
Sungguh ini merupakan fenomena menarik yang perlu dikaji kembali karena hasilnya menakjubkan. Penulis pernah menganjurkan ini beberapa puluh tahun yang lalu agar pemain senior yang berpengalaman dipasangkan dengan pemain muda yang potensial untuk mengangkat kemampuan pemain muda tersebut.
Di Padang memberikan contoh nyata, Dua pemain muda Sumbar, Athiro Falah Pamarito dan M. Gathan Khairy yang baru berusia 16 tahun (Gathan) dan Athiro (18 tahun) berhasil merebut juara berpasangan dengan guru mereka pemain nasional Taufik G Asbi dan Syahrial Ali.
Kedua pemain muda ini mulai tertarik main bridge saat pandemic covid 19 tahun 2019 atau mereka berdua masih di SD.
Mereka hanya bermain berempat dimana Taufik dan Syahrial bergantian berpasangan dengan Gathan dan Athiro.
Minangkabau Bridge Open Turnamen II (MBOT II) tahun ini diikuti 38 tim suatu jumlah peserta yang termasuk banyak untuk ukuran daerah. Karena pertandingan bridge di Pulau Jawa saat ini berkisar sekitar 40-60 tim.
Baca Juga : Tiga Turnamen Bridge Dalam Sepekan di Tiga Pulau, Suatu Prestasi
Mungkin pengaruh peserta tidak ditagih uang pendaftaran sehingga banyak regu tertarik untuk ikut.
Pertandingannya sendiri diawali babak penyisihan 7 session kemudian 6 peringkat terbaik berlaga di babak final. Peserta yang tidak lolos ke babak final bermain di babak consolation.
Keempat pemain kombinasi guru dan murid bermain untuk klub bridge Bootcamp dan keluar sebagai juara babak penyisihan. Mereka disusul Hipocrates, Pessel, Bridge Bungo, MBC Mampang dan Lapau Koa Awak Minang Maimbau.
Di babak final tim Bootcamp juga tetap unggul dan keluar sebagai juara dengan perolehan 73,79 VP.
Baca Juga : Bridge Porprov Sulut: Manado Sukses di Pasangan, Gagal di Beregu Campuran, Tomohon Juara
Tempat kedua diambil Bridge Bungo dengan para pemain Waya Langkay, Salvina Rosi, Berlin, Ikhsan, Humaera dan Ferry Adrian yang mengumpulkan 67.96 VP.
Tempat ketiga MBC Mampang dari Jakarta dengan para pemain Didi Amdries, Jemmy Bojoh, Rizky Watuseke, Hendrik Victor Manoppo dan Julius Anthonius George yang meraih 65.98 VP.
Juara keempat Pessel, kelima Hipocrates dan terakhir Lapau Koa Awak Minang Maimbau.
Di nomor consolation keluar sebagai juara Semen Padang BC, Alunand dan SWL Aiza (Mahasiswa).
Hasil selengkapnya ketiga Kejuaraan ini bisa dilihat di aplikasi Bridge Pocket yang bisa diunduh secara gratis di google play dan play store.***














