Connect with us

Nusantara

Satu Belum Ditemukan, Pencarian Korban Terseret Ombak Pantai Glagah Dihentikan

Diterbitkan

pada

 

Upacara penutupan pencarian korban. (Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Operasi pencarian satu korban tersisa yang belum ditemukan akibat terseret ombak besar Pantai Glagah, Kulonprogo, DIY, resmi dihentikan. Seluruh potensi SAR yang terlibat telah dikembalikan ke satuan masing-masing.

Seperti dituturkan Humas Kantor Basarnas Yogyakarta, Pipit Eriyanto, operasi total melibatkan 50 personel. Tim sudah berjuang maksimal dalam mencari korban. Namun dari dua yang terseret ombak, hanya satu jenazah yang bisa ditemukan.

“Kasus dua anak terseret ombak sendiri terjadi Minggu (26/3/2022) antara pukul 12.00 WIB. Kakak beradik, Ivander Tristan Zahwan (9) dan Oktafiansah Rahmadani Zahwan (18), terseret ombak besar saat berwisata di Pantai Glagah,” katanya, Sabtu (2/4/2022).

Dalam pencarian, jenazah Oktafiansah ditemukan di hari ketiga. Sedang Ivander hingga hari ketujuh, Sabtu (2/4/2022) belum ditemukan.

Advertisement

Dikatakan Pipit, meski belum diketemukan, karena pencarian sudah sampai hari ketujuh, sesuai standar, operasi SAR ditutup.

“Operasi pencarian sudah dilaksanakan Tim SAR Gabungan selama 7 Hari, namun korban atas nama Ivander Tristan Zahwan (9) warga Jl Gedong Kuning 58 Kota Yogyakarta, tetap belum ditemukan. Sesuai koordinasi dengan SAR Gabungan yang terlibat bersama Keluarga korban, maka Operasi SAR dinyatakan ditutup,” tegasnya.

Penutupan, sudah dikoordinasikan dengan berbagai pihak yang terlibat termasuk keluarga korban. “Seluruh unsur SAR Gabungan di kembalikan ke kesatuan masing-masing,” pungkas Pipit.***

Advertisement
Lanjutkan Membaca