Nusantara
Gibran Mulai Genjot Lagi Event Budaya di Solo

Festival Wayang Bocah di Gedung Wayang Orang Sriwedari Solo. (Foto: istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Event budaya di Kota Solo mulai digenjot lagi pasca pandemi Covid-19. Meskipun masih sangat terbatas tetapi sejumlah event budaya sudah mulai digelar kembali. Salah satunya Festival Wayang Bocah yang diikuti 11 sanggar di Kota Solo.
“Event-event budaya kita genjot lagi, kita rutinkan lagi. Kita adakan secara terbatas,” jelas Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, seusai menyaksikan Festival Wayang Bocah di Gedung Wayang Orang (GWO), Senin (8/11/2021).
Pagelaran wayang orang tersebut menurut Gibran juga sebagai upaya pelestarian wayang orang di Indonesia. Wali Kota Solo juga yakin event-event budaya yang digelar di Kota Solo bisa memacu pertumbuhan ekonomi.
Kepala Dinas Kebudayaan Kota Solo, Agus Santosa pada kesempatan yang sama mengatakan festival wayang bocah digelar kembali setelah tahun lalu ditiadakan karena pandemi Covid-19.
“Harapannya tetap bisa menjaga protokol kesehatan (prokes) kan masih level dua. Memang ada penari yang tidak pakai masker tetapi sehat semua sudah divaksin semua,” katanya.
Pihak penyelenggara tetap memberlakukan pembatasan jumlah penonton. Yakni hanya 25 persen dari kapasitas gedung.
“Tapi yang nonton langsung di gedung tidak sampai segitu. Kita hati-hati, karena kita tidak boleh terlena dengan level dua,” katanya lagi.
Lebih lanjut Agus mengatakan melalui event tersebut diharapkan mampu melestarikan budaya wayang orang.
“Ini menjadi tongkat estafet para pelaku wayang orang. Banyak yang sudah tua yang mau meneruskan siapa?. Peminatnya juga banyak ada 11 sanggar, ini digelar dua hari dan ini hari terakhir,” ujarnya.
Sememtara itu menurut salah satu pemain wayang bocah, Satria Kusuma Mandala Putra mengaku sangat senang bisa pentas lagi setelah tahun lalu tidak pentas akibat pandemi.
“Persiapannya dua bulan, ini senang banget bisa pentas lagi,” ujar siswa kelas 2 SMP Mojolaban itu.
Berperan sebagai Cakil, Satria mengaku senang bisa mengikuti festival tersebut. Apalagi saat pentas disaksikan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming.
“Tadi mementaskan Wahyu Cakraningrat bercerita tentang bertapanya Abimanyu,” pungkasnya. ***














