Connect with us

Nasional

Korban Gempa M 7 di NTT Bertambah, 14 Orang Meninggal dan 13 Luka

Diterbitkan

pada

Gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo melanda NTT pada Sabtu dini hari (Foto : istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA : Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kembali memperbarui data korban gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,0 yang mengguncang wilayah Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hingga Sabtu (15/8/2026) siang, tercatat 14 orang meninggal dunia dan 13 lainnya mengalami luka-luka.

Data tersebut diperbarui BNPB pada pukul 12.30 WIB. Dari 13 korban luka, dua orang mengalami luka berat dan 11 lainnya menderita luka ringan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, mengatakan data korban masih terus diperbarui melalui proses pendataan dan verifikasi di lapangan.

“Data tersebut masih dalam proses pendataan, verifikasi, dan validasi di lapangan,” kata Berton dalam keterangannya.

Advertisement

Korban Tersebar di Sejumlah Wilayah

Berdasarkan data sementara, korban meninggal dunia tersebar di tiga kabupaten. Sebanyak tiga orang meninggal di Kabupaten Sikka, enam orang di Kabupaten Manggarai, dan lima lainnya di Kabupaten Manggarai Timur.

Sementara itu, korban luka dilaporkan berada di Kabupaten Sikka, Nagekeo, Manggarai, dan Manggarai Timur.

Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama unsur terkait masih melakukan penyisiran serta pendataan untuk memastikan kondisi warga dan dampak gempa di sejumlah lokasi.

BNPB juga mencatat sekitar lima kepala keluarga terdampak. Selain itu, sekitar 2.000 warga mengungsi maupun melakukan evakuasi secara mandiri.

Advertisement

Sebagian warga memilih meninggalkan rumah setelah merasakan guncangan kuat. Evakuasi juga dilakukan menyusul peringatan dini tsunami yang sempat dikeluarkan setelah gempa utama terjadi.

Gempa Guncang Flores

Gempa berkekuatan magnitudo 7,0 mengguncang wilayah Mbay, Kabupaten Nagekeo, pada Sabtu dini hari (15/8/2026) sekitar pukul 04.58 WIB.

Beberapa menit kemudian, gempa kembali mengguncang wilayah Labuan Bajo dengan kekuatan magnitudo 6,2 pada pukul 05.13 WIB.

Guncangan tersebut berdampak di sejumlah wilayah di Pulau Flores. Selain korban jiwa dan luka-luka, sejumlah infrastruktur serta fasilitas umum juga dilaporkan terdampak.

Advertisement

BNPB memastikan perkembangan data korban dan dampak gempa akan terus disampaikan seiring proses pendataan di lapangan.***

Lanjutkan Membaca
Advertisement