Connect with us

Kesra

Ahli Waris Awak Kapal Selam KRI Nanggala 402 Terima 53 Rumah dari Prabowo

Diterbitkan

pada

Menhan Prabowo Subianto menyerahkan kunci rumah kepada ahli waris awak kapal Nanggala 402. (Ist).

Menhan Prabowo Subianto menyerahkan kunci rumah kepada ahli waris awak kapal Nanggala 402. (Ist).

FAKTUAL-INDONESIA: Ahli waris korban tenggalemnya kapal selam Nanggala 402 saat Latihan perairan Bali menerima 53 unit rumah dari Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

Penyerahan rumah secara simbolis tersebut berlangsung di Kecamatan Candi, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (20/4/2022).

Prabowo mengatakan, tanggal 25 April 2021 KRI Nanggala 402 telah dinyatakan menjaga laut nusantara laut Indonesia untuk selamanya saat melakukan pelatihan di perairan Bali.

“Duka mendalam karena kehilangan putra terbaik bangsa negara beserta kapal selam KRI Nanggala 402,” katanya.

Dalam kesempatan itu Menhan memberikan doa terbaik awak kapal KRI Nanggala 402, karena mereka putra terbaik ibu pertiwi yang menjadi pahlawan bangsa dan berjasa menjaga kedaulatan NKRI.
“Namun kehidupan harus terus berjalan tidak boleh terus berduka. Kepada ahli waris, tidak boleh merasa sendirian menghadapi kedukaan,” katanya.

Advertisement

Untuk itu, sebagai upaya memberi perhatian kepada ahli waris pemerintah atas perintah Presiden membangun 53 unit rumah khusus yang diperuntukkan kepada ahli waris KRI Nanggala 402 beserta sertifikat.

“Ada berbagai ukuran tipe rumah seperti tipe 90 sebanyak 1 unit, tipe 72 sebanyak 7 unit, tipe 54 sebanyak 10 unit dan juga tipe 45 sebanyak 35 unit,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi semua pihak yang sudah bekerja keras untuk melengkapi sarana pendukung supaya perumahan itu segera digunakan keluarga.

“Dengan rasa hormat kami serahkan kunci kepada ahli waris semoga rumah khusus ini bisa memberi kehidupan lebih baik,” katanya.
Prabowo juga berpesan supaya rumah tersebut dijaga dan dirawat sebaik-baiknya sebagai upaya semua untuk mengenang jasa pengorbanan pahlawan bangsa yang gugur menjaga bangsa.

Hadir dalam kesempatan itu, Kasal laksamana TNI Yudo Margono, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor, pejabat Kemen PUPR, pejabat Kemenhan dan jajaran TNI Al serta ahli waris KRI Nanggala 402. ***

Advertisement

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement