Ibu Kota
Penumpang Tunanetra Terjatuh di Bulungan Jadi Viral, Transjakarta Lakukan Evaluasi Layanan Disabilitas

Potret layanan TransJakarta Cares untuk penyandang disabilitas. (Foto : istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA : Sebuah video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan seorang perempuan penyandang tunanetra terjatuh ke saluran air di kawasan Bulungan, Jakarta Selatan.
Peristiwa tersebut diketahui melibatkan pengguna layanan Transjakarta Cares, layanan pendampingan gratis bagi penyandang disabilitas di DKI Jakarta.
Dalam rekaman video yang viral, korban tampak dengan pakaian kotor diduga setelah terjatuh ke saluran air di sekitar lokasi kejadian.
Informasi yang beredar menyebutkan insiden itu terjadi karena penumpang tidak mendapatkan pendampingan hingga mencapai titik aman.
Baca Juga : Kenaikan Tarif TransJakarta Ditunda, Demi Jaga Daya Beli Masyarakat
Menanggapi hal tersebut, manajemen Transjakarta menyampaikan keprihatinan dan menyatakan telah menjalin komunikasi langsung dengan penumpang yang bersangkutan.
Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan dan Hubungan Masyarakat Transjakarta, Tjahyadi DPM, menegaskan pihaknya bertanggung jawab memberikan perhatian kepada korban.
Baca Juga : Halte TransJakarta Bakal Direnovasi Agar Ramah Disabilitas
“Kami sangat menyesalkan kejadian ini dan telah berkomunikasi dengan pelanggan yang bersangkutan. Transjakarta siap memberikan perhatian dan pendampingan lanjutan,” kata Tjahyadi dalam keterangan tertulisnya, Senin (12/1/2026).
Ia menambahkan, Transjakarta saat ini tengah melakukan evaluasi internal terhadap pelaksanaan layanan Transjakarta Cares. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan standar pelayanan, khususnya bagi penyandang disabilitas, dapat dijalankan secara optimal dan konsisten.
Baca Juga : Tarif TransJakarta Bakal Naik, Masih Dikaji Mendalam
“Evaluasi internal sedang dilakukan, sekaligus penguatan kembali standar pelayanan agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari,” ujarnya.
Sebagai informasi, Transjakarta Cares merupakan layanan khusus yang disediakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bagi penyandang disabilitas. Layanan ini bertujuan memudahkan mobilitas penumpang menuju halte Transjakarta yang ramah disabilitas dengan pendampingan petugas, dan dapat diakses secara gratis.
Insiden ini menjadi perhatian publik sekaligus pengingat pentingnya pengawasan dan pendampingan maksimal bagi kelompok rentan dalam penggunaan transportasi publik, terutama di area dengan risiko keselamatan tinggi.***














