Connect with us

Wisata

Tebet Eco Park Segera Dibuka, Yang Rusak Taman Dilarang Datang Lagi

Avatar

Diterbitkan

pada

Tebet Eco Park. (ist)

FAKTUAL-INDONESIA : Tebet Eco Park yang menjadi salah satu tempat wisata gratis bagi masyarakat Jakarta bakal dibuka kembali untuk umum pada 15 Agustus mendatang. Namun ada syarat yang harus dipenuhi pengunjung. Apa itu?

Sebelum ditutup pada Juni lalu, taman ini dipenuhi banyak pengunjung. Bahkan pengunjung harus antre untuk menyebrangi jembatan di taman tersebut.

Melalui akun resmi Instagramnya @tebetecopark mengumumkan, “Mulai 15 Agustus 2022 Tebet Eco Park kembali dibuka”.

Namun Pemprov DKI menerapkan sejumlah kebijakan kepada pengunjung. Salah satunya, membatasi jumlah pengunjung harian demi mengantidipasi, terjadinya penumpukan di area taman.

Kapasitas maksimum untuk hari Senin-Jumat sebesar 4 ribu pengunjung. Sedangkan kapasitas pada akhir pekan sebanyak 5 ribu pengunjung.

Advertisement

Kemudian, operasional taman pun terbagi menjadi dua sesi, yaitu sesi pertama pukul 07.00-11.00 WIB lalu sesi kedua pukul 13.00-17.00 WIB. Pengunjung wajib mendaftarkan diri terlebih dahulu melalui aplikasi JAKI.

Pemprov DKI juga mengatur tata tertib pengunjung di kawasan Tebet Eco Park. Di antaranya, pengunjung dilarang merokok, dilarang bermain skateboard, dilarang membawa minuman berakohol, dilarang merusak fasilitas taman.

Pengunjung juga tak diperkenankan bersepeda, dilarang menduduki patung, dilarang berenang di sungai, dilarang membawa hewan peliharaan selain ke pet park serta dilarang bersandar pada railing/pagar jembatan.

Sebagaimana diketahui, Tebet Eco Park ditutup sementara sejak 14 Juni 2022. Penutupan dilakukan untuk menata kawasan tersebut setelah pengunjung membeludak.

Pemprov DKI Jakarta bakal mewajibkan pengunjung mendaftar melalui aplikasi JAKI sebelum menyambangi Tebet Eco Park. Tak hanya itu, pengelola juga bakal memberikan kartu merah kepada pengunjung yang merusak fasilitas taman.

Advertisement

Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta Suzi Marsitawati mengatakan nantinya segala aktivitas pengunjung bakal terekam melalui kamera CCTV. Selain kartu merah, pengunjung bakal dikirimi surat pelanggaran melaluie-mail.

“Apabila merusak, kita akan kita kasih kartu merah dan selanjutnya kita akan kasih surat teguran itu surat pelanggaran itu kepada yang bersangkutan melalui email,” kata Suzi di Balai Kota DKI Jakarta, beberapa waktu lalu.

Suzi menuturkan fasilitas yang kerap mengalami kerusakan adalah toilet dan rerumputan taman. Nantinya, pelaku perusakan fasilitas dilarang masuk ke taman selama 3 bulan.

“Kan waktu mereka daftar JAKI ada email yang melanggar itu selama 3 bulan tidak boleh masuk taman Tebet,” jelasnya.

Ia menegaskan, walaupun gratis namun Tebet Eco Park harus dijaga.***

Advertisement

 

 

 

 

 

Advertisement

Lanjutkan Membaca
Advertisement