Wisata
Kembali Dibuka, Ini Tips Wisata ke Monas

Monas tetap jadi idola wisata di Jakarta. (ist)
FAKTUAL-INDONESIA : Monumen Nasional atau Monas sejak dulu hingga kini menjadi ajang wisata murah meriah yang digandrungi masyarakat Indonesia, khususnya Jakarta. Setelah ditutup hampir dua tahun kini, Monas sedang melakukan uji coba.
Nah, selama uji coba ini, kamu bisa berkunjung ke sini namun dengan batasan-batasan tertentu. Uji coba ini dilakukan sejak Kamis (16/6/2022) dengan batasan-batasan tertentu.
Agar kamu bisa berwisata ke Monas dengan nyaman selama masa uji coba tersebut, ini tips selama berada di area Monas:
1. Naik Trans-J
Lebih enak berwisata ke Monas naik angkutan umum TransJakarta , kereta atau taxi. Kalau membawa kendaraan sendiri, harus berjalan agak jauh dari parkiran.
Bagi yang ingin ke Monas menggunakan fasilitas TransJakarta, kamu bisa berangkat dari halte terdekat dari lokasi asalmu. Pilihan bus juga cukup beragam karena banyak rute yang melewati halte terdekat dari Monas.
Untuk pemberhentiannya, kamu bisa turun di halte Monumen Nasional. Di antaranya bus Transjakarta menuju ke halte adalah : Koridor 1 (Kota – Blok M), Koridor IA (PIK – Balai Kota), Koridor 6A atau 6B (Monas – Ragunan), atau Koridor 9B (Pinang Ranti – Kota).
Dari halte Monumen Nasional, kamu tinggal berjalan kaki sekitar 1,4 km menuju gerbang IRTI Monas. Biaya Transjakarta sendiri hanya Rp 3.500 per orang.
Halte terdekat berikutnya adalah halte IRTI, berjarak sekitar 300 meter saja dari gerbang masuk IRTI. Namun halte ini hanya memiliki dua pilihan bus, yaitu 1A (Pantai Maju – Balai Kota) dan 1P (Term.Senen – Blok M).
Jika kamu juga naik KRL, bisa berhenti di Stasiun Gondangdia atau Stasiun Juanda. Dari Juanda bisa jalan kaki sekitar 3,2 km. Sehat pastinya. Atau naik ojek online sekitar Rp 14.000.
Atau bisa juga dari stasiun Juanda naik busway ke harmoni. Lalu ganti busway yang menuju Monas. Dari halte Monas, jalan kaki hanya 300 meter.
Demikian pula dari Stasiun Gondangdia, naik ojek online tarifnya sekitar Rp 14.000.
2. Bawa topi atau payung
Kawasan Monas yang luas, sangat minim tempat berteduh. Jika cuaca terik, kamu mungkin bisa duduk di bangku taman dan menikmati angin sepoi-sepoi.
Namun, bila sedang gerimis atau hujan yang tiba-tiba turun, akan merepotkan untuk meneduh. Maka itu, sedialah topi dan payung untuk berjaga-jaga sekaligus melindungi kepala dari panasnya sengatan matahari.
Terlebih lagi, jam buka Monas saat ini hanya dari pukul 06.00 sampai dengan 16.00 WIB, sehingga akan cukup panas.
3. Pakai sepatu atau sandal yang nyaman
Sebelumnya, wisatawan bisa menggunakan fasilitas kereta wisata secara gratis yang menunggu di dekat halte parkir IRTI dan pujasera Lenggang Jakarta.
Namun sekarang belum ada kereta wisata tersebut. Jadi, kamu pasti akan banyak berjalan kaki.
Sehingga gunakan alas kaki yang nyaman, guna menghalau panasnya sinar matahari dari kulit kaki.
4. Jangan bawa tikar
Wisatawan masih bekum diperbolehkan menggelar tikar dan piknik di seluruh area Monas.
Jadi, kamu jangan bawa tikar dulu. Nanti udah capek bawa-bawa tikar, enggak tahunya dilarang.
5. Uang tunai
Setelah lelah berjalan-jalan di area Monas, kamu bisa jajan di area kantin parkir IRTI Monas. Tapi pedagang tidak menyediakan fasilitas untuk pembayaran secara elektronik. Jadi, kamu harus siapkan uang tunai.
6. Bawa bekal minuman dan roti
Kalau tidak mau repot antri jajan, kamu bisa membawa minuman dan roti. Tapi ingat, pastikan kamu memakan bekalmu di tempat yang diperbolehkan dan jangan membuang sampah sembarangan.***














