Connect with us

Kesehatan

Habis ‘Langsing’, Terbitlah Gendut

Diterbitkan

pada

Sepiring nastar. (ist)

FAKTUAL-INDONESIA : Dahsyatnya kue-kue Lebaran untuk menaikkan berat badan sudah bukan rahasia lagi. Banyak kalangan perempuan yang merasa berat badan langsung naik 3 kg usai makan kue-kue Lebaran.

Berat badan yang sempat turun akibat puasa, langsung naik drastis. Tentu saja jika Anda tidak mengerem memakan kue-kue Lebaran itu, berat badan Anda akan cepat membengkak.

Mengutip CNN, donan nastar yang sudah dibentuk bulat kecil menggunakan bahan di atas biasanya memiliki 40 kaloei per satu butirnya. Tapi jika Anda memakan 3 butir artinya ada sekitar 120 kalori.

Kalori pada nastar tersebut sama dengan kalori  yang terkandung dalam sepiring nasi (100 gram) yang mengandung 130 kalori.

Anggapan makan 3 butir nastar sama dengan sepiring nasi tak hanya berlaku pada kue nastar. Kue kering lainnya yang juga dibuat dengan tepung terigu, mentega, dan gula, memiliki potensi kalori yang sama dengan nastar.

Advertisement

Karena itu, jangan sampai ‘terlelap” memakan kue-kue kering tersebut. Selain mengerem makan kue-kue kering tersebut, ada triknya untuk menjaga berat badan Anda tetap stabil.

Caranya?

1. Perbaiki pola makan
Rendy Dijaya, peneliti dan edukator kesehatan Nutrifood Research Center, mengatakan sebenarnya pergantian momen Ramadan ke Lebaran jadi momen transisi ke pola makan yang lebih sehat.

Saat pola makan selama berpuasa sudah baik, tentu penyesuaiannya tinggal jam makan.

Penurunan berat badan sebaiknya tidak dilakukan secara ekstrem demi mengejar target berat badan ideal.

Advertisement

Dia mengingatkan agar perubahan ini dilakukan perlahan misalnya, mengganti menu sarapan dari sereal tinggi gula ke oatmeal atau roti gandum, menyediakan camilan sehat dan mengurangi minuman manis dalam kemasan.

Makan dengan menu seimbang. Yaitu cukup secara nutrisi makronutrien dan mikronutrien. Disarankan karbohidrat kompleks, sumber protein rendah lemak, jangan lupa buah dan sayur.

2. Olahraga
Selama berpuasa, intensitas olahraga memang diturunkan. Kini saat menaikkan kembali intensitas olahraga Anda untuk mendukung penurunan berat badan. Olahraga pada dasarnya ada tiga jenis yakni flexibility, aerobic dan strength.

Anda disarankan untuk melakukan peregangan secara rutin misal 3 jam sekali, olahraga jenis aerobik atau intensitas sedang hingga tinggi dan latihan kekuatan (strength) sesuai kemampuan.

Disarankan atur target misal turunkan berat badan, lalu olahraganya 1-2 kali seminggu. Anda fokus di proses, jadi Anda set the process not the result.

Advertisement

3. Istirahat cukup
Pola makan baik dan olahraga teratur tidak cukup menurunkan berat badan. Anda mungkin sudah berusaha mengatur kedua hal ini tetapi hilal penurunan berat badan tidak kunjung tampak. Ini berarti Anda perlu cek kecukupan istirahat terutama tidur malam.

Riset menemukan, mereka yang kurang tidur justru berisiko mengalami kenaikan berat badan. Cukupi jam tidur Anda setidaknya 6-7 jam per hari. Selamat mencoba!***

Lanjutkan Membaca
Advertisement