Lifestyle
7 Manfaat Nasi Jagung untuk Kesehatan Tubuh, dapat Mencegah Sembelit

foto ilustrasi: istimewa
FAKTUAL-INDONESIA: Terlihat cukup familiar, namun nasi jagung ini memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Apakah kamu mengetahui manfaat nasi jagung? Terbuat dari bahan dasar jagung yang diolah dalam bentuk nasi. Warnanya yang kuning cerah, membuat sebagian orang tertarik untuk mencobanya.
Untuk yang belum kenal, nasi jagung ini merupakan makanan khas Indonesia Timur. Terbuat dari jagung yang diolah dengan rempah-rempah khas di dalam hidangan nasi. Identik dengan nasi yang berwarna kuning cerah, karena memanfaatkan jagung yang sudah tua atau disebut juga dengan jagung pipil.
Berikut manfaat nasi jagung untuk kesehatan tubuh yang sudah faktualid.com lansir dari orami.co.id.
Daftar isi
1. Mencegah Sembelit
Manfaat nasi jagung untuk tubuh yang pertama adalah mencegah sembelit. Sembelit salah satu gangguan pencernaan yang sering kali dialami oleh banyak orang.
Dilansir dari Clevaland Clinic, gejala seseorang mengidap sembelit berupa:
- Buang air besar kurang dari 3 kali per minggu.
- Fases lebih keras dan kering.
- Kesulitan untuk buang air besar.
- Mengalami sakit perut yang tidak tertahankan.
- Sering kembung dan mual.
2. Mencegah Diare
Manfaat nasi jagung untuk tubuh yang kedua adalah mencegah diare. Seperti yang kita ketahui, serat berperan penting untuk kesehatan saluran pencernaan. Manfaat nasi jagung ini dapat bisa mencegah kondisi diare pada seseorang.
Kandungan serat dalam nasi jagung dapat memenuhi sekitar 18,4% dari total kebutuhan yang disarankan per hari. Serat juga merangsang produksi asam lambung serta empedu. Sehingga tidak heran jika nasi jagung ini cukup baik dalam melancarkan pencernaan.
3. Mencegah Kekurangan Protein
Manfaat nasi jagung untuk tubuh yang ketiga adalah mencegah kekurangan protein. Dilansir dari The World, sebagian penduduk Afrika mengandalkan jagung sebagai sumber makanan utama sehari-hari.
Hal ini untuk mencegah penyakit busung lapar yang disebut juga dengan kwashiorkor. Hal ini merupakan kondisi kekurangan protein yang cukup parah dan sering menyerang anak bayi.
Ciri-ciri utama dari penyakit kwashiorkor adalah terlalu banyak cairan di jaringan tubuh, yang menyebabkan pembengkakan di bawah kulit.
4. Mencegah Penyakit Hati
Manfaat nasi jagung untuk tubuh yang keempat adalah mencegah penyakit hati. Kolin dalam jagung bernutrisi untuk kesehatan organ vital, salah satunya hati. Kekurangan kolin dapat menyebbakan penyakit hati kronis, demensia dan ketidakteraturan saraf tanpa disadari.
Berikut gejala seseorang yang mengidap kekurangan kolin:
- Kerusakan otot.
- Lemak berlebih di hati.
- Mudah merasa cemas atau gelisah.
- Peningkatan kadar hormon homosistein dalam darah.
Beberapa sumber makanan yang tinggi akan kolin adalah daging, ikan, susu dan telur. Mengonsumsi sayur, buah dan biji-bijian juga pilihan yang tepat untuk kamu menjalani vegetarian atau pola hidup nabati.
5. Mencegah Anemia
Manfaat nasi jagung untuk tubuh yang kelima adalah mencegah anemia. Kandungan zat besi yang tinggi dalam nasi jagung dapat membantu mencegah anemia. Salah satu peran zat besi adalah membantu memproduksi sel darah merah dalam tubuh.
Kebetulan sel darah merah yang cukup membuat tubuh dapat bekerja dengan semestinya. Beberapa gejala dari penderita anemia adalah mudah lelah, napas pendek, muka pucat, dan mudah kedinginan.
Baca juga: 8 Makanan Penambah Darah, Baik Dikonsumsi untuk Cegah Anemia
6. Menjaga Fungsi Ginjal
Manfaat nasi jagung untuk tubuh yang keenam adalahmenjaga fungsi ginjal. Kandungan mineral seperti fosfor di dalamnya, sangat penting untuk melindungi fungsi dan kinerja ginjal agar tetap stabil.
karna kandungan direutiknya, ini juga bermanfaat dalam mengatasi masalah ginjal tertentu seperti batu ginjal. Selain itu, mengonsumsi teh berbahan jagung dipercaya juga dapat meningkatkan produksi urine.
7. Pertumbuhan Janin
Manfaat nasi jagung untuk tubuh yang terakhir adalah pertumbuhan janin. Kandungan lain dalam nasi olahan ini adalah asam folat. Diketahui, ini sangat penting untuk pertumbuhan embrio atau janin.
Jika ibu hamil mengalami kekurangan asam folat, hal ini dapat mengakibatkan cacat atau penurunan badan bayi saat baru lahir. Selain itu, mengonsumsi nasi jagung ini dapat mempercepat produksi ASI.***














