Home LifestyleKesehatan 8 Makanan Penambah Darah, Baik Dikonsumsi untuk Cegah Anemia

8 Makanan Penambah Darah, Baik Dikonsumsi untuk Cegah Anemia

oleh Farhan Zuhdi
makanan penambah darah

Ilustrasi makanan penambah darah (Foto: Istimewa)

FAKTUALid – Kekurangan darah atau anemia merupakan suatu masalah kesehatan yang kerap dialami sebagain orang. Terjadinya masalah tersebut karena sel darah merah dalam tubuh mengalami penurunan yang disebabkan kurangnya pasokan zat besi. Untuk itu, kamu dapat mengonsumsi makanan penambah darah untuk mengatasinya.

Anemia merupakan suatu kondisi tubuh mengalami kekurangan sel darah merah yang tidak tercukupi. Kekurangan sel darah merah pada tubuh dapat menyebabkan pengantaran oksgien dan nutrisi menuju sel-sel tubuh menjadi terhambat.

Jika mengalami hal demikian, tentunya akan menimbulkan beberapa gejala anemia, seperti lelah, sakit kepala, kulit pucat, tangan dan kaki dingin, serta sesak napas yang dapat mengganggu aktivitas keseharianmu.

Apabila kamu mengalami kekurangan darah atau anemia, kamu perlu mencukupi nutrisi yang diperlukan untuk membentuk sel darah merah. Salah satunya dengan memilih dan mengonsumi makanan penambah darah bagi penderi anemia.

Baca juga: Simak,ini 8 Makanan Penambah Imun Tubuh untuk cegah Covid-19

Berikut beberapa makanan penambah darah untuk mengatasi anemia yang telah faktualid.com rangkum dari berbagai sumber.

1. Daging merah dan unggas

Makanan penambah darah yang pertama yaitu daging merah dan unggas. Untuk mengatasi anemia kamu memerlukan pasokan zat besi yang cukup. Kedua makanan tersebut merupakan sumber zat besi hewani untuk bantu mencukupi zat besi pada tubuh, seperti bebek dan ayam.

Di dalam 100 gram daging unggas dapat penuhi kebutuhan asupan zat besi harin kamu sekitar 13 persen, seperti ayam dan bebek. Selain itu, mengonsumsi daging merah 100 gram yang mempunyai 2,7 mg zat besi dapat memenuhi sekitar 15 persen asupan zat besi harian, seperti daging sapi dan daging kambing.

2. Sereal

Bila kamu mengalami anemia, kamu dapat mengonsumsi sereal sebagai makanan penambah darah. Sereal diketahui dapat meningkatkan asupan zat besi harian yang bisa kamu makan untuk menambah darah.

Kamu dapat membeli sereal yang beredar dipasaran, usahakan konsumsi sereal yang memiliki beragam nutrisi seperti protein, zat besi, dan karbohidrat. Selain itu, hindari sereal yang menggunakan gula tambahan.

3. Tahu

Tahu merupakan salah satu makanan yang hampir setiap hari dikonsumsi masyarakat Indonesia. Selain menjadi makanan favorit, tahu memiliki khasiat untuk kesehatan karena terdapat kandungan kalsium, tiamin, dan magneium.

Makanan satu ini dapat kamu konsumsi sebagai makanan penambah darah. Hal tersebut karena kandungan kalsium yang ada di dalamnya berfungsi untuk pembentukan hemoglobin.

4. Sayuran hijau

Selain daging, kamu dapat mengonsumsi sayuran berwarna hijau sebagai makanan penambah darah yang baik untuk dikonsumsi. Pada sayuran berwarna hijau, seperti bayam dan brokoli terdapat kandungan zat besi yang besi dan juga memiliki kandungan vitamin C yang memperlancar tubuh menyerap zat besi.

Baca juga: Simak, ini 11 Makanan Penambah Sperma Agar Makin Subur

5. Nasi

Nasi merupakan makanan pokoknya hampir seluruh masyarakat di Indonesia. Nasi ternyata bisa menjadi pilihan makanan penambah darah dari berbagai macam makanan lainnya. Hal ini karena nasi mengandung vitamin B6 yang dapat membantu pembentukan sel darah merah pada tubuh.

Meski demikian, kamu harus membatasi mengonsumsi sewajarnya dan tidak berlebihan karena kandungan gula di dalamnya.

6. Jeroan

Siapa sangka kalau ternyata daging jeroan dapat dijadikan sebagai salah satu makan penambah darah. Pada daging jeroan terkandung banyak zat besi. Salah satunya ialah hati sapi seberat 3,5 ons memiliki 6,5 mg zat besi yang setara dengan 36 persen dari keseluruhan kebutuhan gizi harian. Meski demikian, jeroan sebaiknya tidak dikonsumsi secara berlebihan untuk mencegah kolesterol tinggi.

7. Telur ayam

Makanan penambah darah berikutnya adalah telur ayam. Kandungan vitamin A dan nutrisi lainnya pada telur ayam bagus untuk tubuh. Selain itu, kandungan vitamin A dapat membantu menghasilkan sel darah merah.

Namun, kamu perlu memperhatikan konsumsi telur sebanyak 1 butir per hari. Karena kandungan kolesterol jahat cenderung berbahaya bila dikonsumsi dalam jumlah banyak.

8. Cokelat

Makanan penambah darah yang terakhir yang dapat dikonsumsi adalah coklat. Selain rasanya manis, coklat dapat digunakan untuk mengurangi risiko terkena anemia. Hal ini karena memiliki kandungan zat besi yang tinggi pada coklat ternyata baik untuk pembentukan sel darah merah.

Selain itu, ada beberapa nutrisi lain yang dapat kamu temukan pada coklat, seperti magnesium, zat tembaga, dan antioksidan alami.***

Baca juga: Hindarilah Makanan dan Minuman yang Bisa Bikin Anda Pikun

You may also like

Tinggalkan Komentar