Lifestyle
6 Manfaat Ikan Sarden, dapat Meningkatkan Kolesterol Baik

foto ilustrasi: istimewa
FAKTUAL-INDONESIA: Apakah kamu mengatahui manfaat ikan sarden? Jika kamu adalah orang yang memperhatikan kesehatan, jangan pernah melewatkan untuk mengonsumsi ikan sarden. Ikan sarden merupakan ikan berlemak berukuran kecil yang banyak ditemui dalam bentuk kalengan.
Selain kaya akan protein dan lemak baik, ikan sarden juga menjadi sumber zat besi dan kalisum. Kadar merkuri ikan sarden juga rendah, sehingga menjadi ikan yang aman dikonsumsi oleh ibu hamil.
Berikut mandaat ikan sarden yang sudah faktualid.com lansir dari orami.co.id.
Daftar isi
1. Meningkatkan Kolesterol Baik
Manfaat ikan sarden yang pertama adalah meningkatkan kolesterol baik. Tahukah kamu bahwa orang yang mengonsumsi ikan dengan kandungan asam lemak omega-3 berpeluang memiliki kesehatan jantung yang lebih baik?
Berdasarkan sebuah penelitian, suku Inuit Eskimo yang terbiasa mengonsumsi ikan dengan kandungan asam lemak omega-3 cenderung memiliki kolesterol HDL yang meningkat dan mengalami penurunan trigliserida (lemak dalam darah).
Hal ini sejalan dengan jumlah penelitian lainnya yang mengungkapkan bahwa suplemen minyak ikan sarden memang terbukti ampuh menurunkan trigliserida yang banyak dimiliki orang dengan tingkat kolesterol tinggi.
2. Mengatasi Masalah Jantung
Manfaat ikan sarden yang kedua adalah dapat mengatasi masalah jantung. Dilansir dari jurnal yang berjudul Omega-3 Fatty Acids and Heart Health, peranan asam lemak omega-3 dalam mengatasi penyakit kardiovaskular memang telah terbukti sangat mengagumkan.
Selain melakukan diet terhadap makanan yang mengandung lemak jenuh dan mengonsumsi makanan yang mengandung lemak tak jenuh, penelitian medis membuktikan bahwa konsumsi EPA dan DHA memiliki reaksi positif pada penyakit jantung.
Baca juga: Waspadai Gejala Penyakit Jantung Pasca Covid-19
3. Menurunkan Tekanan Darah Tinggi
Manfaat ikan sarden yang ketiga adalah menurunkan tekanan darah tinggi. Memiliki masalah kesehatan yang berhubungan dengan tekanan darah tinggi menjadikan kamu harus selalu waspada setiap saat.
Sebab, kamu mengabaikan sedikit saja, penyakit stroke bisa datang mendadak dan mengincar kesehatan tubuh. Oleh karena itu, dilakukanlah sejumlah penelitian klinis terhadap peran asam lemak omega-3. Hasilnya, nutrisi yang satu ini ternyata mampu menurunkan tekanan darah pada orang yang mengalami penyakit hipertensi.
4. Mengurangi Gejala Lupus
Manfaat ikan sarden yang keempat adalah mengurangi gejala lupus. Lupus merupakan jenis penyakit langka yang hingga saat ini masih belum ditemukan obat yang tepat sebagai bentuk penanganannya yang efektif.
Namun, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa adanya EPA dalam suplemen minyak ikan dapat berperan menurunkan gejala lupus, sebuah kondisi ketika autoimun tubuh sering kali mengalami kelelahan yang disertai dengan timbulnya rasa nyeri.
5. Mengurangi Risiko Terkena Rheumatoid Arthritis (RA)
Manfaat ikan sarden yang kelima adalah mengurangi risiko terkena rheumatoid arthritis. Sebagian besar penelitian klinis yang melakukan pengujian pengaruh asam lemak omega-3 pada rheumatoid arthritis (RA), jenis penyakit yang menyebabkan rasa nyeri pada persendian, mengungkapkan bahwa minyak ikan sarden dapat mengurunkan risiko gejala RA, termasuk rasa kram di pagi hari.
Selain itu, berdasarkan uji laboratorium, konsumsi makanan yang mengandung asam lemak omega-3 yang sangat banyak juga akan memberikan respon positif pada orang yang mengalami osteoarthritis, meskipun sejumlah penelitian lanjutan masih diperlukan untuk memastikan kevalidan uji laboratorium ini.
6. Menurunkan Kadar Trigliserida
Manfaat ikan sarden yang terakhir adalah menurunkan kadar trigliserida. Tidak hanya memiliki peranan pada masalah kesehatan yang berhubungan dengan aliran darah, kandungan asam lemak omega-3 pada ikan sarden pada juga sangat baik dikonsumsi orang yang menderita penyakit diabetes.
Asam lemak omega-3 berperan menurunkan kadar trigliserida dan apoprotein (penanda diabetes), serta menaikkan kadar HDL yang sangat menguntungkan kesehatan para penderita penyakit diabetes.***















Pingback: 7 Rekomendasi Makanan Kaleng, Lezat dan Terjangkau