Kesra
Gubernur Bangga, Jatim Jadi Provinsi Terbanyak Yang Siswanya Diterima SNMPTN 2022

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. (Foto: Istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Jawa Timur kembali menjadi provinsi dengan jumlah siswa terbanyak yang diterima Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2022. Dari Jawa Timur total 120.463 siswa yang diterima SNMPTN 2022, disusul Jawa Barat 11.929 siswa dan Jawa Tengah dengan 9.762 siswa.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengaku bangga dan mengapresiasi seluruh pihak yang membantu sehingga prestasi ini bisa diraih Jatim. Terutama para guru, dan kepala sekolah yang telah membimbing siswanya dalam memilih peluang jurusan di berbagai perguruan tinggi favorit.
“Alhamdulillah, kabar ini sangat menggembirakan dan membanggakan karena Jatim mampu menempati peringkat pertama untuk jumlah siswa terbanyak yang diterima di SNMPTN 2022. Dan ini menjadi tahun ketiga berturut-turut, karena peringkat yang sama juga diraih Jatim di tahun 2021 dan 2020,” ujarnya, Selasa (5/4/2022).
Pada tahun 2021, jumlah siswa Jatim diterima SNMPTN sebanyak 16.998 siswa, dan di tahun 2020 jumlahnya sebanyak 13.803 siswa. Selama dua tahun tersebut Jatim juga menempati peringkat pertama nasional untuk jumlah siswa terbanyak yang diterima di jalur SNMPTN.
Bahkan dalam penerimaan jalur SNMPTN tahun 2022 ini, Jawa Timur juga menjadi daerah tertinggi yang siswanya diterima jalur SNMPTN 2022 melalui KIP-Kuliah, atau sebanyak 4.391 peserta. Capaian itu disusul Aceh dengan 2.867 peserta, Jateng 2.540 peserta dan Jabar dengan 2.534 peserta KIP-K
Pihaknya berharap, para siswa yang diterima melalui jalur KIP-K bisa terus berprestasi sehingga mampu membanggakan keluarga sekaligus mengangkat derajat keluarga. “Dengan begitu, setelah lulus nanti dan bekerja, mereka bisa membantu keluarga menjadi lebih sejahtera,” ujarnya.
Dia mengakui, jalur KIP Kuliah menjadi peluang bagi siswa kurang mampu untuk terus berprestasi dengan melanjutkan studi di perguruan tinggi. Dengan memanfaatkan program tersebut, calon mahasiswa dapat kuliah di PTN favorit manapun yang dikehendaki dengan biaya dari pemerintah.
Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Wahid Wahyudi menambahkan sejak tiga tahun terakhir (2020-2022) ada penambahan jumlah pendaftar dalam SNMPTN sebanyak 14.893 siswa. Sedangkan penambahan jumlah pendaftar yang diterima sebanyak 4.004 siswa.
Jumlah ini termasuk program KIP-K dan yang diterima melalui jalur SNMPTN. “Itu artinya, dalam tiga tahun terakhir Jawa Timur terus mendominasi dengan menduduki peringkat pertama terbanyak yang diterima melalui jalur SNMPTN,” ujarnya.***














