Connect with us

Internasional

Banjir Bandang di Afghanistan Dilaporkan Menewaskan 20 Orang

Avatar

Diterbitkan

pada

Banjir Bandang di Afghanistan

Banjir Bandang di Afghanistan Dilaporkan Menewaskan 20 Orang (Foto: Reuters)

FAKTUAL-INDONESIA: Hujan deras pada Minggu (21/8/2022) memicu banjir bandang di Afghanistan timur, tepatnya di Provinsi Logar. Setidaknya dilaprokan 20 orang tewas dalam bencana alam tersebut selama 48 jam terakhir dan menghancurkan lebih dari 3.000 rumah.

“Dua puluh orang tewas, 35 orang terluka akibat banjir di provinsi Logar,” kata juru bicara otoritas penanggulangan bencana Afghanistan, Mohammad Nassim Haqqani, dikutip Reuters, Selasa (23/8/2022).

Negara ini diketahui banyak mengalami bencana alam pada tahun ini, termasuk kekeringan dan gempa bumi besar yang menewaskan lebih dari 1.000 orang pada bulan Juni.

Diungkapkan ada laporan tidak resmi menyebutkan jumlah korban pada banjir bandang di Afghanistan ini jauh lebih tinggi dari warga setempat.

Baca juga: Banjir Bandang di Korea Selatan Tewaskan Belasan Orang dan Merendam Ribuan Rumah, Diperkirakan Pulih Pekan depan

Pemerintah Taliban, yang mengambil alih negara itu Agustus lalu, telah berjuang untuk mengatasi bencana dan telah meminta bantuan.

Advertisement

“Kami meminta masyarakat internasional, terutama negara-negara Islam dan organisasi kemanusiaan, untuk segera membantu para korban,” kata juru bicara pemerintah Taliban Zabihullah Mujahid dalam pesan video yang diposting di media sosial.

Badan-badan kemanusiaan global telah memberikan bantuan selama berbulan-bulan, namu telah memperingatkan bahwa mereka membutuhkan lebih banyak akses dan dana untuk menghindari bencana kemanusiaan dengan ribuan orang kehilangan tempat tinggal dan tidak ada akses ke tempat penampungan atau air minum bersih.

Sementara itu, Departemen Meteorologi negara itu mengatakan lebih banyak hujan lebat dan banjir diperkirakan terjadi di 21 provinsi dalam beberapa hari mendatang. Bantuan asing dan skema bantuan bencana telah berkurang secara dramatis sejak Taliban kembali berkuasa pada Agustus tahun lalu.

Baca juga: Bus Tabrak Tempat Kecelakaan Sebelumnya di Turki, 16 Tewas Termasuk 2 Wartawan

Negara-negara Barat waspada bahwa bantuan terkait bencan banjir Bandang di Afghanistan tersebut. Pasalnya, apa pun diberikan bisa saja diambil alih oleh Taliban dan digunakan untuk mengkonsolidasikan cengkeraman mereka di Afghanistan.***

Advertisement
Lanjutkan Membaca