Hukum
Pelaku Penculikan Bayi Panti Asuhan Diduga Sedang Depresi

Tersangka (kanan) saat diamankan polisi. (Foto: Istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Pelaku penculikan bayi berusia 4 bulan dari Panti Asuhan Al Hasan Desa Watugaluh, Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang, berinisial EMP (26) diduga sedang mengalami depresi usai bercerai dengan suaminya.
Pelaku yang menculik bayi cantik yang baru berusia 4 bukan itu mengaku menculik karena ingin memiliki anak. “Sudah ditetapkan sebagai tersangka. Dia mengakui perbuatannya,” ujar Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Giadi Nugraha, Senin (13/6/2022).
Kepada polisi, tersangka mengaku memperlakukan dengan baik, bayi berinisial ZJK yang kini sudah dikembalikan lagi ke panti asuhan.
Sebelum menculik di Panti Asuhan Al Hasan, tersangka yang mengendarai mobil Calya warna putih itu sempat mendatangi Panti Asuhan Ringin Contong Jombang. Tapi di tempat itu, dia tidak menemukan bayi, sehingga bergeser ke panti asuhan lain.
Kini, meski sudah dinyatakan sebgaia tersangka, polisi masih belum melakukan penahanan. Mereka masih harus menunggu hasil pemeriksaan kejiwaan tersangka dari Dokkes Polres Jombang dan poli jiwa RSUD Jombang.
Seoerti diberitakan, pada Sabtu (11/6/2022) pukul 16.00 WIB, tersangka mendatangi Panti Asuhan Al Hasan, dengan mengendarai mobil Calya bernopol L 1318 MB. Kepada penanggungjawab panti asuhan, Shohihah Izah (46), pelaku mengaku datang karena ingin bermain dengan anak-anak panti.
Dia mengaku, saat masih kuliah juga sering mendatangi panti asuhan hanya sekedar untuk bermain dengan anak-anak panti.
Shohihah yang tidak curiga, mempersilakan pelaku bermain dengan anak panti asuhan. Setelah kelihatan akrab, Shohibah pamit hendak shalat Ashar. Dia membiarkan pelaku bermain dengan anak-anak.
Tapi ternyata, pelaku yang sudah diberi kepercayaan itu, malah menggendong bayi tersebut, memasukkannya ke dalam mobil, dan langsung tancap gas.***














