Connect with us

Ekonomi

Whoosh Umumkan Sebanyak 6.800 Barang Penumpang Tertinggal di Kereta

Diterbitkan

pada

Whoosh Umumkan Sebanyak 6.800 Barang Penumpang Tertinggal di Kereta

Ada sebanyak 6.800 barang penumpang kerrta Whoosh tertinggal. (Foto : istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA : JPT KCIC, operator Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh mengumumkan, sebanyak 6.800 barang tertinggal dan ditemukan petugas di area stasiun maupun layanan Whoosh.

Namun dari jumlah tersebut, sekitar 3.400 barang sudah diambil oleh pemiliknya. Sisanya akan diberikan kepada yang membutuhkan jika dalam waktu enam bulan belum diambil pemiliknya.

“Yang ditemukan itu ada sekitar 6.800 barang tahun ini. Jadi, dari 6.800 (barang tertinggal) setengahnya itu, (sudah) balik (ke penumpang),” ujar General Manager Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa dalam konferensi pers di Stasiun Halim, Jakarta Timur, Jumat (19/12/2025).

Baca Juga : Menteri Purbaya Siap Berangkat ke China, Selesaikan Utang Kereta Whoosh

Eva mengakui periode Natal dan Tahun Baru 2025/2026 potensi barang tertinggal di Whoosh sangat tinggi. KCIC telah menyediakan sistem layanan ‘Lost and Found’ untuk barang-barang tertinggal yang ditemukan petugas.

“Sehingga masyarakat yang mungkin ketinggalan barang itu bisa langsung menghubungi petugas stasiun, tapi sekali lagi kami ingatkan bahwa memang untuk barang penumpang ini menjadi tanggung jawab penumpang. Lost and found itu hanya untuk media, untuk barang-barang didata jika ditemukan oleh petugas seperti itu,” tambah Eva.

Advertisement

Baca Juga : Soal Kasus Dugaan Korupsi Kereta Whoosh, KPK Sudah Periksa Sejumlah Saksi

Barang-barang yang tertinggal tidak hanya berupa botol minum, tas belanja, laptop, maupun handphone. Eva menceritakan juga ditemukan makanan yang tertinggal oleh penumpang di kursi kereta maupun area stasiun.

Untuk makanan, Eva menyebut akan langsung dimusnahkan jika selama seminggu tidak kembali ke penumpang. Sementara untuk barang-barang akan disimpan dengan baik di gudang hingga enam bulan. Usai itu, pihaknya akan menyumbangkan barang-barang tertinggal.

Baca Juga : Purbaya Ungkap Kemungkinan Pemerintah Ambil Alih Infrastruktur Whoosh

“Misal kalau ada botol yang dari stainless, masih layak disumbangkan, masih layak dikasih orang, nanti yang disumbangkan. (Barang) itu kayak tas-tas, itu banyak banget (tertinggal),” tambah Eva.

Seluruh area Whoosh juga telah dilengkapi 1.846 CCTV yang tersebar di titik-titik strategis sebagai dukungan pengawasan dan verifikasi laporan bila diperlukan. Dengan keamanan itu, dia memastikan setiap barang yang ditemukan petugas langsung diamankan, didata, difoto, dan disimpan sesuai SOP.***

Advertisement
Lanjutkan Membaca