Ekonomi
Veri Anggrijono Akui Kemendag Berjibaku Turunkan Harga Minyak Goreng Curah

Minyak goreng curah yang sempat langka di pasaran. (Ist)
FAKTUAL-INDONESIA: Plt Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Veri Anggrijono, menyatakan instansinya menyiapkan berbagai langkah kebijakan agar minyak goreng curah stabil sesuai harga eceran tertinggi (HET) Rp 14.000/liter atau Rp 15.500/kilo. Menyusul demo ratusan petani sawit ke kantor Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto.
“Kemendag terus melakukan upaya banyak hal untuk menurunkan harga minyak goreng curah,” ujar Veri Anggrijono, yang juga Dirjen Perlindungan Konsumen & Tertib Niaga, malam Rabu (18/5/2022). “Alhamdulillah sekarang sudah tidak ada antrean, beberapa wilayah juga harga (minyak goreng curah) ada yang sudah mendekati Rp 16.000/liter dan beberapa mencapai Rp 14.000/liter.”
Di antara upaya yang dilakukan Kemendag, sambung Dirjen Veri, memberi sanksi proses hukum kepada pelaku usaha yang kedapatan melanggar UU Perdagangan hingga peraturan menteri yang berlaku. Kemendag, katanya, bersama Satgas Pangan dan Ditjen Bea Cukai Kemenkeu terus memantau larangan ekspor yang diperintahkan Presiden Joko Widodo alias Jokowi.
“Kami segera mengusulkannya (larangan ekspor CPO dicabut), begitu harga Rp 14.000/liter hampir di seluruh wilayah Indonesia,” ujar Veri Anggrijono menanggapi protes petani sawit pendemo Selasa (17/5/2023). “Lebih cepat makin bagus, mohon bersabar, kita terus bekerja memantau harga di pasar.”
Di bagian lain Dirjen Veri menjelaskan, Kemendag dan Kementerian BUMN bersama pelaku usaha minyak goreng telah meluncurkan program Migor Rakyat dimana penerima manfaat berpendapatan rendah dapat membeli 1-2 liter dari pelaku UMKM/pengecer melalui aplikasi digital berbasis KTP.
“Program ini tidak ada subsidi migor untuk para pengusaha, tetapi wujud kepedulian pengusaha migor untuk rakyat,” sambung Veri, yang juga Dirjen Perlindungan Konsumen & Tertib Niaga (PKTN), mengutip Mendag M. Lutfi usai meninjau implementasi program itu di Jakarta, Selasa (17/5/2022). “Sepenuhnya dijalankan melalui proses bisnis antara distributor dengan para pengecer atau pelaku usaha kecil, dan pada waktunya akan menjadi suatu terobosan bisnis model baru.”
Kemendag mencatatkan Program MigorRakyat menggunakan platform Gurih Indomarko dan Warung Pangan IDFood dapat diakses oleh siapa saja pada 1.200 lokasi penjualan (titik jual) tersebar di lima provinsi yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Timur, Sumatera Utara, dan Sulawesi Utara, yang direncanakan menjadi 10.000 lokasi di seluruh Indonesia.
Petani Apkasindo
Selasa (17/5/2022), ratusan petani sawit tergabung dalam Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia menggelar unjukrasa sambil membawa mobil pikap berisi kelapa sawit untuk dipersembahkan kepada Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, dengan sejumlah tuntutan keprihatinan.
Ketua Umum Apkasindo, Gulat Manurung, mengungkapkan tuntutan 16 juta petani sawit yang diwakilinya di 22 provinsi itu agar Pemerintah Cq Presiden Joko Widodo alias Jokowi mencabut larangan ekspor CPO & turunannya, yang menyebabkan anjlok harga Tandan Buah Segar (TBS).
“Apalagi saat ini setidaknya 25% dari 1.118 pabrik sawit se-Indonesia menghentikan pembelian TBS sawit petani, yang terjadi pasca-harga anjlok 40-70 persen dari penetapan harga dinas perkebunan, sejak Presiden Jokowi larang ekspor pada 28 April, dan merugi Rp 11,7 trilyun,” urai Gulat Manurung. Ia pun merinci hilangnya Pungutan Ekspor Rp 3,5 Trilyun per bulan sepanjang Februari-April sebagai potensi pendapatan negara melalui Bea Keluar.
Tuntutan lain, Apkasindo mendesak Presiden Jokowi memerintahkan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, merevisi Permentan nomor 01/2018 tentang tataniaga harga TBS diperluas untuk petani swadaya (93%) dan petani dalam bermitra dengan perusahaan (7%) dari total luas perkebunan sawit rakyat yang 6,72 juta hektare. “Disamping regulasi mempertegas PKS & pabrik Migor wajib 30% dikelola koperasi untuk kebutuhan domestik & pasar (DMO/PDO).”
Kondisi demikian diawali antrean panjang rakyat karena minyak goreng langka, yang memunculkan kebijakan satu harga melalui support subsidi asal Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) Rp 7,2 trilyun untuk 1,2 juta liter migor selama enam (6) bulan sampai Juli 2022 sesuai Permenperin nomor 8/2022.
Menyusul migor langka, dan kembali melimpah ketika Presiden Jokowi melepas harga ke mekanisme pasar. Kelangkaan migor berlanjut ketika harga CPO dunia naik sehingga Presiden Joko Widodo melarang ekspor CPO turunannya. ****














