Home Ekonomi KA Lokal di Daop 8 Hanya Untuk Pekerja Esensial dan Kritikal

KA Lokal di Daop 8 Hanya Untuk Pekerja Esensial dan Kritikal

oleh Akbar Surya

Suasana di salah satu stasiun. (Foto: Istimewa)

FAKTUALid – Perjalanan KA Lokal di wilayah KAI Daop 8 hanya diperbolehkan bagi pelaku perjalanan untuk perkantoran sektor esensial dan sektor kritikal. Kebijakan itu berlaku untuk keberangkatan tanggal 12 hingga 20 juli 2021.

Menurut Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, ketentuan baru ini menyesuaikan Surat Edaran (SE) Kemenhub No 50 Tahun 2021 tentang Perubahan atas SE Menteri Perhubungan Nomor 42 tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Perkeretaapian Pada Masa Pandemi Covid-19. “Setiap pelanggan KA Lokal wajib menunjukkan sejumlah persyaratan,” ujarnya, sabtu (10/7/2021).

Persyaratan itu diantaranya surat tanda registrasi pekerja atau surat keterangan lainnya yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah setempat. Atau surat tugas yang ditandatangani oleh pimpinan perusahaan atau pejabat minimal eselon 2 (untuk pemerintahan) dan berstempel/cap basah atau tanda tangan elektronik.

Sesuai Instruksi Mendagri Nomor 18 Tahun 2021, bidang yang menjadi sektor esensial adalah keuangan dan perbankan, pasar modal, TI dan komunikasi, perhotelan non penanganan karantina Covid-19, dan Industri orientasi ekspor.

Sedangkan, sektor kritikal adalah kesehatan, keamanan dan ketertiban masyarakat, penanganan bencana, energi, logistik, transportasi dan distribusi, makanan minuman dan penunjangnya, pupuk dan petrokimia, semen dan bahan bangunan, obyek vital nasional, proyek strategis nasional, konstruksi, dan utilitas dasar.

Di wulayah Daop 8 Surabaya saat ini terdapat sejumlah perjalanan kereta lokal. Diantaranya KA Ekonomi Lokal (Stasiun Surabaya Kota – Stasiun Sidoarjo (PP), KRD (Stasiun Surabaya Kota – Stasiun Bangil (PP), KRD (Stasiun Surabaya Pasar Turi – Stasiun Lamongan (PP) dan KRD (Stasiun Indro – Stasiun Surabaya Pasar Turi – Stasiun Sidoarjo (PP).

Setiap petugas di stasiun keberangkatan, kata dia, akan melakukan pemeriksaan seluruh persyaratan pelanggan sebelum diizinkan melakukan perjalanannya. “Jika ada yang tidak lengkap, maka yang bersangkutan tidak akan diizinkan untuk berangkat dan uang tiket akan dikembalikan 100%,” ujarnya.

Pihaknya berharap, pengetatan persyaratan itu bisa ikut membantu menekan mobilitas masyarakat melalui transportasi kereta api di masa PPKM Darurat ini. Pihaknya mempersilakan masyarakat yang ingin mengetahui info lengkap terkait syarat perjalanan Kereta Api di masa PPKM Darurat, untuk menghubungi Customer Service Stasiun atau Contact Center KAI melalui telepon di 021-121, WhatsApp KAI121 di 08111-2111-121, email cs@kai.id, dan media sosial KAI121.***

Tinggalkan Komentar