Ekonomi
Akhir Pekan, Rupiah dan IHSG BEI Ditutup Menguat

Rupiah pada penutupan perdagangan akhir pekan, Jumat (11/7/2025) ditutup menguat, demikian juga Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI)
FAKTUAL INDONESIA: Menguat. Baik nilai tukar (kurs) rupiah maupun Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) diututp menguat pada penutupan perdagangan akhir pekan, Jumat (11/7/2025) sore.
Mata uang rupiahditutup menguat pada level Rp16.218,00 per dolar Amerika Serikat. Mengutip data Bloomberg, rupiah ditutup menguat 6 poin atau 0,04%. Sementara itu, indeks dolar AS menguat 0,12% ke 97,76. Sebelumnya kurs rupiah Rp16.212 per dolar AS).
Namun Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada hari ini justru melemah tipis ke level Rp16.221 per dolar AS dari sebelumnya sebesar Rp16.220 per dolar AS.
Baca Juga: Rupiah Sodok Dolar AS, IHSG BEI Ditutup Menguat
Pada pekan depan, Rupiah akan dipengaruhi oleh rilis dari inflasi AS, pertumbuhan ekonomi Tiongkok, serta pengumuman Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia). Nilai tukar rupiah diperkirakan melemah terbatas pada perdagangan minggu depan dalam rentang Rp16.175-Rp16.275 per dolar AS.
Sejumlah mata uang Asia melemah seperti yen Jepang melemah 0,39%, dollar Singapura melemah 0,07%, peso Filipina melemah 0,05%, rupee India menguat 0,26%, won Korea melemah 0,12% dan ringgit Malaysia melemah 0,30%. Sebaliknya, sejumlah mata uang lain menguat antara lain dollar Taiwan yang menguat 0,09%, baht Thailand menguat 0,25%, yuan China menguat 0,09% di hadapan dolar AS.
IHSG Menguat 42,07 Poin
Sementara Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat sore ditutup naik.
Baca Juga: Kurs Rupiah Melemah ke Rp16.258 per Dolar AS, IHSG Menguat 39,53 Poin
IHSG ditutup menguat 42,07 poin atau 0,60 persen ke posisi 7.047,44. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 6,95 poin atau 0,89 persen ke posisi 786,10.
Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sepuluh sektor menguat yaitu dipimpin sektor infrastruktur yang naik sebesar 2,12 persen, diikuti oleh sektor keuangan dan sektor transportasi & logistik yang naik masing- masing sebesar 1,27 persen dan 0,98 persen.
Sedangkan, satu sektor melemah yaitu sektor barang konsumen non primer yang turun sebesar 0,32 persen.
Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu MERI, COIN, ASPU, BLOG dan CDIA. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni CLAY, MFIN, PMUI, UDNG dan LMAX.
Baca Juga: Rupiah Melemah Rp16.240 per Dolar AS, IHSG BEI Menguat 35,74 Poin
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.468.023 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 24,71 miliar lembar saham senilai Rp12,96 triliun. Sebanyak 327 saham naik 244 saham menurun, dan 230 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei melemah 120,86 poin atau 0,30 persen ke 39.525,00, indeks Shanghai menguat 0,50 poin atau 0,01 persen ke 3.510,19, indeks Hang Seng melemah 111,27 poin atau 0,46 persen ke posisi 24.139,31, dan indeks Straits Times menguat 12,11 poin atau 0,30 persen ke 4.087,09. ***














