Lifestyle
Tata Cara Sholat di Kendaraan Saat Perjalan Beserta Cara Tayamum

Foto Ilustrasi (Istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Ketika melakukan perjalanan jauh atau mudik, seringkali meresehkan masalah sholat. Sebab, perjalanan yang jauh terkadang membuat Anda terpaksa beribadah di dalam kendaraan. Timbul pertanyaan bagaimana cara sholat di kendaraan sesuai syariat?
Sholat lima waktu merupakan sholat wajib yang tidak boleh ditinggalkan. Meski tengah disibukkan dengan berbagai aktivitas, ibadah ini harus tetap dilakukan tak terkecuali saat perjalanan jauh atau sedang mudik.
Saat perjalanan jauh atau terjebak ketika arus mudik, tentu ibadah ini harus dilakukan tanpa alasan apapun.
Baca juga: Ini Tata Cara Melakukan Salat Idul Fitri
Meski begitu, Allah Subhanahu Wa Ta’alaa tidak pernah menyulitkan umat-Nya dalam beribadah. Satu di antara bentuk kasih sayang-Nya kepada umat Islam adalah memudahkan pelaksanaan sholat lima waktu. Terutama, jika sewaktu-waktu dalam perjalanan jauh atau sebagai musafir.
Bagi Anda yang hendak mudik atau dan semacamnya, sangat penting rasanya untuk mengetahui cara sholat di kendaraan saat perjalanan jauh ini wajib diketahui.
Berikut tata cara sholat di kendaraan saat pergi jauh yang telah faktualid.com rangkum dari berbagai sumber.
Daftar isi
Syarat diperbolehkannya sholat di atas kendaraan
Sebelum mengetahui cara sholat di perjalanan, ada hal yang perlu diperhatikan. Pelaksaan ini hanya boleh dilakukan jika ada uzur (halangan) yang dibenarkan dalam Islam. Contohnya ketika Anda tidak memungkinkan untuk turun dari kendaraan selama di perjalanan karena suatu hal.
Tentu ada beberapa syarat untuk melaksanakan sholat di kendaraan, yaitu
1. Tidak dapat menghentikan laju kendaraan, sementara dirinya khawatir akan terlewat waktu sholat wajib.
2.Tidak ada tempat pemberhentian yang layak dan aman untuk menjalankan ibadah salat, seperti di dalam pesawat atau kapal kecil.
3. Jika tidak menemukan air untuk bersuci, ada baiknya bertayamum. Kecuali jika di kendaraan ada toilet atau wastafel untuk wudhu.
Ketika sholat di dalam mobil atau kereta, Anda juga diperbolehkan untuk tidak menghadap kiblat. Hal ini tertuang pada hadist sebagai berikut
“Dari Jabir bin Abdillah radliyallâhu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam shalat di atas kendaraannya menghadap kemana pun kendaraannya itu menghadap. Namun bila beliau hendak shalat fardhu, maka beliau turun dan shalat menghadap kiblat.” (HR. Bukhari).
Tata Cara Sholat di Kendaraan Saat Perjalanan Jauh atau Mudik
Cara sholat di kendaraan dalam diterapkan kadang tidak memungkinkan untuk berdiri. Untuk itu, Anda diperbolehkan sholat dalam keadaan duduk.
Hal ini sebagaimana yang dijelaskan dalam sebuah hadis, artinya:
“Sholatlah sambil berdiri, jika tidak bisa maka sambil duduk, jika tidak bisa maka sambil berbaring” (HR. Al Bukhari:1117).
Adapun cara sholat di kendaraan saat perjalanan jauh adalah sebagai berikut:
1. Dengan posisi duduk di kursi kendaraan. Niat sambil Takbiratul ihram.
2. Setelah itu, tangan bersedekap seperti layaknya salat sambil berdiri, kemudian membaca doa iftitah, surat Al Fatihah, dan surat pendek yang dikehendaki.
3. Gerakan ruku’ dilakukan sedikit membungkukkan badan dari posisi duduk sambil berdiri ketika ruku’.
Baca juga: 7 Masjid Ikonik di Rest Area Tol Trans Jawa
4. I’tidak dilakukan dengan posisi punggung lurus seperti dalam posisi duduk sambil berdoa.
5. Sujud dilakukan dengan membungkukkan badan lebih rendah dari gerakan ruku’ sebelumnya sambil berdoa.
6. Duduk di antara dua sujud, dilakukan dengan posisi duduk sempurna di kursi kendaraan sambil berdoa.
7. Setelah itu, sujud kembali dengan membungkukkan badan seperti pada sujudu awal sambil berdoa.
8. Duduk kembali dengan sempurna, tangan bersedekap untuk melaksanakan rakaat yang kedua, lalu membaca surat Al Fatihah dan surat pendek yang dikehendaki.
9. Ruku’ dilakukan sedikit membungkukkan badan dari posisi duduk sambil berdoa ketika ruku’.
10. I’tidal dilakukan dengan posisi punggung lurus seperti posisi duduk sambil berdoa.
11. Sujud dilakukan dengan membungkukkan badan lebih rendah saat ketika ruku’ sebelumnya.
12. Duduk di antara dua sujud, dilakukan dengan posisi duduk sempurna di kursi kendaraan sambil berdoa.
13. Sujud kembali dengan membungkukkan badan seperti pada sujud awal sambil berdoa.
14. Duduk tahhiyat akhir. Duduk dengan sempurna letakkan kedua tangan di atas lutut, lalu lakukaan dengan membaca doa tahiyyat akhir.
15. Mengucapkan salam sambil menolehkan kepala ke kanan dan ke kiri.
16. Berdoa dan berzikir sesudah selesai salat.
Tata Cara Tayamum di Kendaraan
Setelah mengetahui cara sholat di kendaraan, Anda juga perlu mengetahui cara tayamum berikut ini
1. Carilah tempat yang paling banyak debunya, misalnya kaca mobil atau kursi depan kendaraan.
2. Ucapkan basmalah lalu tempelkan kedua telapak tangan ke sandaran kursi depan (jika pesawat, dengan dindingnya.
3. Sapukan kedua telapak tangan ke wajah secara merata dari ujung rambut (dahi) sampai ke dagu, disertai dengan niat dalam hati.
4. Menempelkan lagi kedua telapak tangan ke bangku depan atau dinding pesawat yang belum tersentuh.
5. Menyapukan tangan kanan hingga pergelangannya dengan tanagn kiri, dan menyapu tangan kiri dengan tangan kanan.
Itulah tata cara sholat di kendaraan saat mudik atau perjalanan jauh beserta cara tayamum. Semoga bermanfaat.***













